We have 135 guests and no members online
Dengan berkesenian, keajegan budaya Bali tak perlu diragukan akan hilang. “Tunas-tunas muda yang kreatif selalu terlahir,” ujar Prof. Dr. I Made Bandem selepas menonton janger.
Dengan berkesenian, keajegan budaya Bali tak perlu diragukan akan hilang. “Tunas-tunas muda yang kreatif selalu terlahir,” ujar Prof. Dr. I Made Bandem selepas menonton janger.
Matahari telah memilih untuk tenggelam bersama senja. Namun, kalangan Madya Mandala tak lekang sepi. Penampil dan pembina berkutat dengan waktu gladi dan jam pentas yang tak lama lagi. “Ayo anak-anak itu angkat pohonnya,” pekik Sarwi Endah dengan toa yang menemaninya.
“Seni budaya di sekolah itu selama ini sebatas pada teoritis, jadi dengan kesempatan ini ayo dipraktekkan seni itu,” ajak I Ketut Serawan, S.Pd mantap.
“Panca Sradha, Bhakti ring Hyang Widhi,” sayup-sayup senandung gending janger terlontar dari bibir para penari, nampaknya budi luhur sedang digalakkan disini.
We have 135 guests and no members online