Liburan sekolah merupakan waktu yang dinantikan oleh setiap pelajar. Bukan hanya sekedar istirahat dari rutinitas pembelajaran, liburan sekolah juga menjadi momen untuk mengembangkan kreativitas dan pengalaman yang berharga. Saat liburan sekolah, tidak hanya perjalanan yang dapat memberikan pengalaman berharga. Pelajar juga dapat memanfaatkan waktu ini untuk mengikuti kursus, workshop, lomba atau program edukatif lainnya. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun keterampilan yang dapat berguna di masa depan. Liburan sekolah dapat dijadikan kesempatan untuk mendalami bidang tertentu yang mungkin tidak bisa diakses selama masa sekolah.
SMA Negeri 3 Denpasar atau akrab dipanggil Trisma merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada di Provinsi Bali, Indonesia. SMA Negeri 3 Denpasar terkenal dengan reputasinya sebagai sekolah gudang siswa/i pintar dan berprestasi. Di sela - sela liburan sekolah saat ini, Trisma tetap aktif dalam upaya meningkatkan prestasinya.
Hal ini dapat dibuktikan dengan aktivitas yang saat ini dilakukan oleh siswa/i anggota ekstrakurikuler Teater Tiga dan anggota ekstrakurikuler Madyapadma Journalistic Park. Mereka sama-sama menjalani masa sibuk-sibuknya perlombaan di kala liburan bulan Desember ini, mengorbankan liburan yang seharusnya mereka nikmati. Mengapa? Apa alasan semangat mereka untuk berkegiatan lomba tetap mengembara di kala liburan ini?
Pertama - tama mari kita membahas salah satu ekstrakurikuler di Trisma yaitu Teater Tiga yang sedang berpartisipasi dalam ajang perlombaan Topenk Party, dengan judul pementasan yang mereka persembahkan yaitu Katastrophe. Katastrophe memiliki arti A sudden disaster atau bencana yang tiba-tiba. Katastrophe bercerita tentang sang tokoh utama David dengan keluarganya dimana keluarga David merencanakan prank untuk David di hari natal, prank tersebut adalah sebuah rencana dimana satu keluarga mengabaikan David dan berkata jika ayah dan ibu David akan bercerai. David yang sedih pun pergi bermain bersama teman - teman nya yaitu Alexa, Grace, dan Ervin. Tetapi situasinya kembali aneh, teman-teman David tidak mau mengajak david bermain karena menurut mereka David adalah orang yang problematik. Sakit hati yang dirasakan oleh David pun semakin menumpuk, ia pun memutuskan untuk pergi dan membuat sebuah wishlist yang seharusnya berisikan harapan hangat justru niatan dingin dimana David ingin teman - teman dan keluarganya mati dan sengsara karena kebencian yang yang mendalam.
Sungguh cerita dengan plot yang sangat menarik yang telah dipersembahkan oleh Teater Tiga dalam ajang perlombaan yang mereka ikuti yaitu Topenk party. Menurut beberapa anggota ekstrakurikuler Teater Tiga penampilan yang mereka persembahkan ini adalah pengalaman yang sangat berharga.
“Penampilan ini merupakan penampilan pertama di masa kepengurusan angkatan 46, sekaligus penampilan pertama yang melibatkan angkatan 47. Kami juga mendapat dukungan dari kakak-kakak alumni yang menambah semangat kami, serta melihat rekan-rekan yang juga antusias dalam persiapan penampilan ini juga menjadi hal yang menjadi motivasi kami.” ucap Jeje, salah satu anggota ekstrakurikuler Teater Tiga yang berperan sebagai tokoh elf anak buah dari krampus (makhluk setengah iblis setengah kambing). “Menyiapkan naskah, merekam dubbing, pembagian peran dan tugas untuk masing-masing panitia. Kemudian dilanjutkan dengan latihan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan kesiapan kami sudah matang. Tentunya semua persiapan bisa sukses berkat kerjasama dan bantuan dari seluruh pihak yang terlibat.” tambahnya.
Disisi lain, Riandra yang juga merupakan salah satu anggota ekstrakurikuler Teater Tiga dengan peran Ervin (teman David sang tokoh utama yang gagah namun suka membully). “Kami sudah berlatih dengan sangat keras, 1 bulan kebelakang sebagian besar aktivitas kami adalah untuk berlatih untuk persiapan event topenk party ini, kami sudah berjuang sekeras mungkin sudah banyak suka dan duka yang kami semua lewati, namun sejujurnya saya kurang puas dengan penampilannya, karena masih banyak sekali kesalahan - kesalahan yang kami dan saya buat dalam pementasan ini.” ungkapnya dengan rendah hati.
Lantas bagaimana dengan ekstrakurikuler Madyapadma Journalistic Park? Tak kalah sibuk. Mereka tengah mengikuti ajang lomba penelitian yang diselenggarakan oleh IYSA dengan event NASPO dan I2ASPO 2023 dimana kedua tim dari Madyapadma Journalistic Park mengikuti I2ASPO offline yang berlangsung di ITS, Surabaya. Menurut mereka mengikuti I2ASPO merupakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menegangkan.
“Belum sepenuhnya puas dengan hasil perlombaan saat ini, karena masih perlu tahap pengembangan yang lebih lanjut lagi untuk mencapai tahap yang lebih baik. Namun pengalaman untuk berlomba ini tetap luar biasa, justru untuk mengisi liburan semester, mengikuti perlombaan ini adalah salah satu pengalaman akhir tahun yang sangat menambah wawasan dan pengalaman” ucap Dwi, salah satu anggota dari tim I2ASPO.
I2ASPO merupakan perlombaan internasional pertama bagi sebagian besar kedua anggota tim. Mereka telah mencurahkan seluruh tenaga dan waktu mereka demi lomba ini, tidak lupa kemampuan berbicara dengan bahasa Inggris yang harus terus mereka pacu untuk lomba ini. Mereka sama-sama merasakan suka duka dalam persiapan lomba ini, misal persiapan lomba yang memakan banyak waktu mengakibatkan nilai ujian beberapa anggota tim menurun dan kadang bertengkar dengan keluarga karena jarang meluangkan waktu, sampai membuat mereka kadang berpikir apakah lomba ini benar-benar layak diperjuangkan. Namun bukan berarti mereka menyerah, sungguh mengharukan bagaimana mereka saling menguatkan. Ingatlah fakta bahwa sekali mencoba belum tentu langsung berhasil, jadi kegagalan adalah sesuatu yang sangat normal
Baik Teater Tiga dan Madyapadma Journalistic Park, mereka sama - sama membanggakan, sesungguhnya letih bukanlah masalah. Namun kebersamaan dan pengalaman berharga yang telah digali adalah hal yang paling luar biasa, juga kebanggaan yang membuncah di dada mereka saat mewakilkan nama Trisma, sekolah tercinta.Hal tersebut tentunya memberikan dampak yang positif bagi para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut. Tak hanya menghabiskan waktu untuk liburan, tetapi siswa dari ekstra Madyapadma Journalistic Park dan Teater Tiga menghabiskan waktu liburan mereka untuk menyiapkan kegiatan kegiatan untuk mewakili sekolah, hingga rela pulang larut malam demi menyiapkan hal tersebut. Hal ini sangat berguna dan bermanfaat sekali bila kita bisa menirunya. Kita tidak hanya menghabiskan liburan kita dengan jalan jalan, tetapi kita juga dapat mencetak prestasi pada saat kita liburan.

