"Priiitttt" Tiupan peluit wasit telah berbunyi menandakan bahwa pertandingan sudah dimulai. Gemuruh sorak sorai memenuhi lapangan Letda Made Pica Sanur (26/12).
Tak terasa Gaesma telah memasuki hari kedua dalam pertandingan. Pada pertandingan kali ini akan dilakoni oleh tim 1 yang beranggotakan XII MIPA 4, XII MIPA 6, XI MIPA 4 dan X IPS 1 melawan tim 4 dengan anggota XII MIPA 1, XI MIPA 5, XI MIPA 6, XI IPS dan X IPS 2 yang menghasilkan kemenangan tim 1 dengan skor 2-1. Salah satu pemain tim 1 dengan nomor punggung 16 berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke 15 yang diwarnai tepuk tangan pendukungnya. Tak berhenti sampai disana, lagi-lagi gawang lawan berhasil ditembus oleh salah satu pasukan hitam dengan nomor punggung 13 tersebut berhasil membobol gawang pasukan tim 4. “Semoga sampai dibabak final nanti kami bisa terus mencetak gol seperti tadi dan berlanjut hingga jadi juara,” ujar Mahotama (15) salah satu pemain tim yang berseragam hitam tersebut.
Memasuki pukul 16:30 WITA, pertandingan dilanjutkan antara tim 3 yang beranggotakan kelas XII MIPA 2, XI MIPA 2, XI MIPA 3, X MIPA 3 dan X MIPA 6 melawan tim 5 yang beranggotakan oleh XII MIPA 3, XII MIPA 5, XI MIPA 1, X MIPA 4 dan X MIPA 5 yang berakhir dengan telak skor 3-1 untuk keunggulan tim 5. Pada menit-menit terakhir tim 3 mencetakan gol ke gawang lawannya namun tak merubah kemenangan tim berjersey hitam kuning tersebut.
Ida Bagus Made Satya Warma Yuda, selaku wasit dalam pertandingan Gaesma Trisma ini mengungkapkan bahwa setiap pertandingan yang disuguhkan selalu membuat jantung berdebar. "para pemain semua main all out jadi sulit diprediksi siapa pemenangnya, bikin jantung cenat cenut aja, " tuturnya ringan. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya menjagokan tim 1 untuk juara. “Sampai saat ini, saya mendukung tim 1 karena dari awal main mereka sangat pintar menyusun strategi dalam mencetak gol, kompak dan tentunya lawan yang kuat,” lanjut wasit berseragam merah ini.
Tidak hanya guru atau pemain, rupanya penonton juga sangat antusias dalam mendukung tim jagoannya. Namun berbeda dengan Pak Gus Satya, Puan (15) memiliki kesan tersendiri “Ini kesan pertamaku melihat pertandingan bola secara langsung, acara ini seru banget,” ucap Putu Puan Maharani dengan senyum. Siswi kelas X MIPA 5 ini mengaku ia mendukung kelasnya yang tergabung dalam tim 5. “Aku yakin tim 5 pasti bisa sampai ke babak final,” katanya penuh semangat.
Kali ini pertandingan gaesma berlangsung sesuai diharapkan. “Walaupun sedikit gerimis tapi tetap bersyukur untuk hari ini bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar, dan semua pemain bermain secara sportif,” ujar Ida Bagus Ade Dwi Sastra (15) selaku panitia Gaesma. “Semoga kedepannya Gaesma tetap terus berlanjut karena acara ini mendidik bagi semua siswa serta diajarkan juga arti kekeluargaan,” tutup remaja yang bermata sipit itu. (mp/sa/das)


