Waktu menunjukkan pukul 09.37 pagi. Sebanyak 292 penonton nampak telah siaga menanti acara Puncak Bulan Bahasa Bali sekaligus Pemilihan Duta Trisma periode 2022/2023 pada kanal YouTube milik SMAN 3 Denpasar, Senin (21/2).
Tanpa aba-aba, hujan mengguyur Kota Denpasar dan sekitarnya pagi ini, Senin (21/2). Hawa dingin menyeruak, namun tak berhasil mengusik kehangatan acara Pemilihan Duta Trisma 2022 yang dikemas dalam serangkaian Bulan Bahasa Bali SMAN 3 Denpasar secara virtual. Dalam layar live streaming tampak jelas, kesepuluh remaja itu tampil memukau dalam balutan busana khas adat Bali. Dipadu riasan elok, menambah kesan rupawan kelima pasang finalis Duta Trisma 2022.
Perjalanan kelima pasang finalis hinga sampai ke babak grand final tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Sebelumnya, calon Duta Trisma dari masing-masing kelasnya telah mengikuti berbagai seleksi, mulai dari tes tulis, tes wawancara, hingga tes bakat. Dari sana, didapatkan lima pasang finalis yang akan disaring kembali menjadi tiga besar, sebelum ditentukan siapa yang akan menempati posisi Duta Trisma periode 2022/2023.
Pemilihan Duta Trisma tak semata menjadi ajang parade lenggak-lenggok di atas panggung. Para pemenangnya diharapkan mampu menjadi wajah SMAN 3 Denpasar. Bukan hanya melalui fisik, namun yang terpenting ialah jiwa mentalnya untuk dapat mengembangkan SMAN 3 Denpasar menuju ke arah yang lebih baik. Maka dari itu, penilaian Duta Trisma tak hanya mementingkan soal fisik, melainkan juga mempertimbangkan kecerdasan intelektual siswa, sikap dan sopan santun, serta keberanian tampil di muka umum.
“Duta Trisma tidak hanya mencari dari fisiknya saja, tapi juga dari knowledge (pengetahuan –red), behavior (perilaku –red), brain (kecerdasan –red), dan brave (keberanian –red),” jelas Ayu Sada Devi, salah seorang juri, dalam penuturannya di atas panggung, Senin (21/2). Ia menyebutkan, beauty, brain, behavior, dan brave atau yang ia singkat “4B” menjadi dasar acuan penilaian Duta Trisma tiap tahunnya.
Diawali dengan fashion show oleh finalis Duta Trisma 2022, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab para finalis oleh para dewan juri. Gugup tentu tak dapat dihindari oleh para finalis. Namun kembali lagi, keberanian menjadi salah satu aspek penilaian. “Meskipun sedikit grogi, tetapi di hadapan para juri saya harus bisa untuk mengontrol emosi ataupun rasa grogi saya agar saya bisa menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik dan benar,” aku I Made Surya Niryana Pasek, salah satu finalis Duta Trisma 2022.
Sembari menanti dewan juri berunding dan merekapitulasi perolehan poin, penonton disuguhkan penampilan hiburan dari Ayu Dika dan Mahyoni, dengan membawakan lagu Nangun Sad Kerthi Loka Bali serta lagu Trisma Ajeg, Asri, lan Lestari. Tak lupa pula, acara penyerahan hadiah bagi para jawara lomba serangkaian Bulan Bahasa Bali yang telah digelar sebelumnya.
Tak terasa, kini waktunya lima besar Duta Trisma 2021 berlenggak-lenggok mengisi panggung. Menjadi tanda perpisahan sekaligus fashion show terakhir mereka sebagai Duta Trisma 2021. “Sudah tiba saatnya kami menutup perjalanan kami sebagai Duta Trisma 2021. Besar harapan kami, kepada siapapun nanti yang terpilih sebagai Duta Trisma tahun 2022, adalah mereka yang memiliki ketulusan hati dan siap mengabdi kepada SMA Negeri 3 Denpasar,” ucap Putu Diva Ananda Putri Pramudya, Duta Trisma 2021, sendu menutup lembaran kisahnya sebagai Duta Trisma.
Suasana sendu berganti sumringah, tatkala kedua MC menyebutkan pengumuman yang dinanti-nanti ratusan jiwa kini telah di depan mata. Kolom komentar live streaming kembali dibanjiri oleh para pendukung finalis tiga besar, yang mengetikkan nama jagoan mereka secara brutal.
Gelar Duta Trisma 2022 akhirnya berhasil diraih oleh pasangan I Putu Thio Mahapradana dan Ni Komang Sri Mahyoniariasih. Kemudian, pasangan I Made Surya Niryana Pasek dan Ida Ayu Putu Mas Paramita berhasil menyabet posisi Runner Up I. Sedangkan posisi Runner Up II diraih oleh Agraprana Harischandra Suraputra dan Made Marlina Puspita. Penghargaan juga diberikan kepada Duta Berbakat yang dipegang oleh Putu Gian Mahatma Putra dan Ida Ayu Widya Paramita. Ada pula gelar Duta Terfavorit dihitung berdasarkan hasil voting yang berhasil diraih pasangan I Made Surya Niryana Pasek dan Ni Komang Sri Mahyoniariasih. (cit)

