Hembusan Angin Segar dari Total Pasien Sembuh di Bali.Hari ini, total pasien yang sembuh dari Covid-19 di Bali telah menembus angka 70 ribu orang. Lantas bagaimanakah perkembangan COVID-19 lainnya?
Sesuai pemantuan dari tim Madyapadma online pada Minggu (08/08) pukul 13.00 WITA, dinyatakan bahwa pasien positif di Bali bertambah sebanyak 1.184 orang dengan total 86.200 orang. Sedangkan pada daerah Denpasar sendiri menyumbangkan 350 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 29.536 orang. Pada grafik persentase transmisi lokal di Bali maupun Kota Denpasar sama-sama mengalami penurunan, pada Bali terjadi penurunan 0,07% sehingga totalnya 88,24%, dengan tambahan 989 orang dan totalnya 76.069 orang. Pada Kota Denpasar terjadi penurunan sebanyak 0,17% dengan total yang mencapai 83,96%, penambahan sebanyak 245 orang dan totalnya 24.800 orang.
Hari ini, Bali terdapat penambahan pasien meninggal sebanyak 25 orang yang dimana tujuh orang berasal dari Karangasem, lima orang berasal dari Buleleng, empat orang dari Badung, empat orang dari Denpasar, dua orang dari Tabanan, dan sisanya berasal dari daerah Jembrana, Gianyar, serta Klungkung. Sehingga total pasien meninggal di Bali jumlahnya menjadi 2.442 jiwa. Alhasil karena itu, tingkat fatalitas di Bali mengalami penurunan sebesar 0,010% yang menjadikan totalnya 2,832%. Begitu juga terjadi di Denpasar, karena terdapat penambahan sebanyak empat orang, tingkat fatalitasnya menurun sebesar 0,009% dan totalnya pun menjadi 1,906%. Walau begitu, kabar baik tetap terdengar dari penambahan pasien sembuh di Bali dan juga Denpasar. Untuk di Bali terekam terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 1.279 orang dengan total yang hari ini menembus angka 70 ribu yaitu sebanyak 70.676 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 23.180 pasien sembuh, yang mana petugas COVID-19 menyembuhkan 450 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada Minggu (08/08) roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan lancar. Seperti di Jl. Akasia yang tampak semua warung buka dengan para pembeli yang meramaikannya. Berbanding terbalik pada Jl. Katrangan, yang tampak sebagian kios di Pasar Ketapian tutup dengan beberapa kios yang buka tampak sepi pembeli.

