Kota Denpasar menjadi penyumbang pasien meninggal terbanyak di Bali. Lantas bagaimanakah perkembangan Covid-19 lainnya?
Tim Madyapadma online pada Minggu (02/08) pukul 13.00 WITA melakukan pemantauan perkembangan Covid-19. Dikabarkan terjadi penambahan dari pasien positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 30.738 orang dengan total yang mencapai 3.440.396 orang. Sementara itu, Bali diketahui menyumbang sebanyak 1.146 orang dengan total pasien seluruhnya mencapai 77.466 orang. Sedangkan di Kota Denpasar sendiri menyumbang angka penambahan pasien positif untuk Bali sebanyak 383 orang, sehingga total pasien di Kota Denpasar mencapai 26.075 orang. Di lain sisi, korban meninggal di Indonesia juga turut bertambah sebanyak 1.604 korban jiwa dengan total mencapai 95.723 jiwa. Sedangkan Bali bertambah sebanyak 33 orang yang dimana tujuh dari Denpasar, enam dari Buleleng, lima dari Badung, lima dari Karangasem, dua dari Jembrana, dua dari Tabanan, dua dari Gianyar, dua dari Bangli, dua dari Klungkung. Sehingga total korban meninggal berjumlah 2.185 jiwa. Melihat hal itu, angka kematian di Kota Denpasar telah bertambah sebanyak tujuh orang yang menjadikan Kota Denpasar sebagai penyumbang terbanyak di Bali sehingga total pasien meninggal di Denpasar mencapai 511 jiwa. Selain itu, total transmisi lokal di Bali ada sebanyak 68.824 orang dengan tambahan 940 orang, serta 22.251 orang dengan tambahan 286 orang untuk transmisi lokal di Kota Denpasar.
Tingkat fatalitas di Bali hari ini mengalami peningkatan menjadi 2,820%. Berbanding terbalik dengan Bali, tingkat fatalitas di Kota Denpasar justru mengalami penurunan sebanyak 0,002% hingga totalnya mencapai 1,959%. Berlanjut dengan penambahan pasien sembuh, sebanyak 39.446 orang dikabarkan sembuh dari Covid-19 di Indonesia sehingga totalnya mencapai 2.809.538 orang. Bali sendiri menyumbang sebanyak 839 pasien sembuh dengan total menjadi 62.597 orang. Pada Kota Denpasar, terdapat penambahan sebanyak 305 orang dengan totalnya 19.930 orang.
Berdasarkan pantauan tim Madyapadma online pada Minggu (02/06), terlihat kondisi ekonomi di Kota Denpasar berjalan normal seperti biasanya. Pada Jl. Akasia pukul 07.00 dan Jl. Narakusuma pukul 08.00, terlihat banyak warung masih belum tutup dengan banyak masyarakat yang masih melakukan aktivitas di luar rumah.

