Kali ini kabar buruk datang pada data pasien meninggal akibat Covid-19 di Bali. Selama tiga hari berturut-turut, penambahan pasien meninggal tampak meningkat sangat pesat. Lantas bagaimanakah perkembangan COVID-19 lainnya?
Sesuai pemantuan dari tim Madyapadma online pada Minggu (11/07) pukul 13.00 WITA dinyatakan bahwa pasien positif di Bali bertambah sebanyak 561 orang dengan total 55.319 orang. Sedangkan pada daerah Denpasar sendiri menyumbangkan 188 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 17.516 orang. Pada grafik persentase transmisi lokal di Bali mengalami penurunan menjadi 91,56% dengan jumlah transmisi lokal sebanyak 50.652 orang dan tambahan 499 orang. Berbanding terbalik dengan Kota Denpasar, presentase transmisi lokal di Kota Denpasar mengalami peningkatan sebesar 0,03% sehingga menjadi 90,35% dengan jumlah pasien sebanyak 15.826 dan tambahan 174 orang.
Pada tingkat kematian di Denpasar, terdapat penambahan sebanyak satu orang sehingga jumlahnya menjadi 367 jiwa. Sedangkan di Bali terdapat penambahan sebanyak sembilan orang yang dimana lima orang berasal dari Buleleng, dua orang berasal dari Tabanan, dan sisanya berasal dari Denpasar serta Karangasem. Sehingga jumlahnya menjadi 1.635 jiwa. Alhasil karena itu, tingkat fatalitas di Bali mengalami penurunan menjadi 2,955%. Pada Kota Denpasar, tingkat fatalitasnya penurunan sebesar 0,017% dan totalnya pun menjadi 2,095%.
Walau begitu kabar baik tetap terdengar dari penambahan pasien sembuh di Bali dan di Denpasar. Untuk di Bali terekam terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 298 orang dengan total 49.421 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 15.667 pasien sembuh, yang mana petugas COVID-19 menyembuhkan 94 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada Minggu (11/07) roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan lancar. Pada Jl. Akasia tampak sebagian warung buka seperti biasanya dengan para pembeli yang meramaikannya. Namun berbanding terbalik di Jl. Sekar Sari, yang tampak toko buka dengan keadaan yang sepi pembeli. (Tim Madyapadma)

