Sempat tak terdengar kabar penambahan pasien meninggal dunia Covid-19 di Denpasar selama delapan hari berturut-turut, kini Denpasar kembali catatan dua penambahan pasien meninggal dunia. Lantas bagaimana data Covid-19 lainnya?
Berdasarkan pantauan ekonomi oleh tim Madyapadma-online pada Selasa (8/6) pukul 13.00 WITA di Bali, menunjukan adanya penambahan sebanyak 36 orang pada kasus baru pasien positif Covid-19 sehingga mencapai 47.545 orang, 40 orang dinyatakan pulih dari Covid-19 dengan total 45.575 orang, dan tercatat lima kasus pasien meninggal dunia, yaitu seorang pasien dari Tabanan, dua orang pasien dari Denpasar, dan dua orang pasien dari Buleleng sehingga sampai saat ini terdata 1.515 orang telah meninggal dunia. Berdasarkan data tersebut, persentase tingkat fatalitas di Bali hari ini naik 0,008% sehingga menjadi 3,186%. Selain itu transmisi lokal di Bali bertambah 33 orang sehingga mencapai 44.223 orang yang artinya terdapat penurunan persentase transmisi lokal 0,0010% sehingga mencapai 93,01%.
Di Denpasar, hari ini tercatat sebanyak 10 kasus baru positif Covid-19, dua belas orang pasien dinyatakan sembuh, dan dua orang pasien meninggal dunia. Adapun tingkat fatalitas di Denpasar kini sebesar 2,323% atau naik 0,012%. Terdapat penambahan delapan orang dalam kasus transmisi lokal dengan persentase 91,61 % atau turun 0,0077%. Data lebih menyeluruh dapat dilihat pada infografik.
Berdasarkan pantauan ekonomi oleh tim Madyapadma-online pada Selasa (8/6) pukul 10.00 WITA di Denpasar, toko-toko di sekitar Jl. Siulan, Jl. Kembang Matahari, dan Jl. SMA 3 beroperasi seperti biasa. Beberapa toko juga sudah menerima pelanggan yang datang dengan jumlah cukup banyak. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, toko tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi pekerjanya dan juga para pelanggan yang berdatangan. Tak hanya itu toko tersebut juga memfasilitasi keran air, sabun, dan cairan penyanitasi tangan. Keadaan lalulintas di sekitar lokasi Tim Madyapadma-online meliput terpantau lancar dengan sebagian besar masyarakat yang sudah memenuhi protokol kesehatan Covid-19 yang ada. (Tim Madyapadma)

