Kabar baik datang dari kasus hasil kasus harian COVID-19 di Indonesia, kasus di Indonesia dan Provinsi Bali mengalami penurunan. Lalu berapakah hasil akumulasi kasus di Indonesia dan Bali?
Berdasarkan hasil Pemantauan yang dilakukan oleh Tim Madyapadma Senin (19/04) pada pukul 13.00 WITA, jumlah pasien positif di Indonesia bertambah 4.952 orang dengan total akumulasi sebanyak 1.609.300 orang. Selain itu terdapat peningkatan pada pasien yang meninggal dunia sebanyak 143 orang, sehingga total akumulasi pasien meninggal dunia sebanyak 43.567 orang. Sedangkan pasien yang telah sembuh juga mengalami peningkatan yaitu sebanyak 6.349 orang dengan total akumulasi pasien sembuh sebanyak 1.461.414 orang. Tingkat fatalitas COVID-19 Indonesia mengalami kenaikan sebesar 0,001% menjadi 2,707%.
Pusat pariwisata Indonesia yaitu Bali mengalami penambahan kasus positif harian sebesar 154 jiwa dengan total akumulasi pasien positif 43.083 jiwa. Terdapat 8 jiwa yang meninggal dunia akibat covid-19 diantaranya tiga orang berasal dari kabupaten Badung, satu orang berasal dari Denpasar, satu orang dari Tabanan, satu orang WNA, dan satu orang dari kabupaten lainnya. Pasien yang sembuh mengalami kenaikan dibanding hari sebelumnya yaitu sebanyak 248 jiwa dengan total akumulasi pasien sembuh sebesar 40.333 jiwa. Transmisi lokal di Provinsi Bali mengalami penambahan sebanyak 133 orang dengan total akumulasi sebanyak 40.230 orang. Presentase transmisi lokal menurun sebanyak 0,03% menjadi 93,37%. Sedangkan presentase tingkat fatalitas di Bali mengalami kenaikan sebesar 0,008% menjadi 2,922%.
Kabupaten yang tidak pernah luput dari kata krodit yaitu Denpasar mengalami peningkatan kasus positif sebanyak 75 orang dengan total akumulasi 13.617 orang. Pasien meninggal dunia mengalami penambahan sebanyak 1 orang dengan total akumulasi sebesar 295 jiwa. Terdapat peningkatan pasien yang sembuh yaitu sebanyak 140 orang dengan total akumulasi 12.687 orang. Transmisi lokal Denpasar mengalami peningkatan sebanyak 66 orang dengan total akumulasi sebesar 12.558 orang. Presentase transmisi lokal mengalami penurunan sebanyak 0,02% menjadi 92,22%. Tingkat fatalitas di kota Denpasar mengalami penurunan 0,005% menjadi 2,166%.
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh Tim Madyapadma terhadap kegiatan ekonomi dan situasi sekitar pada (19/04) Situasi ekonomi di Jalan Hayam Wuruk, beberapa masyarakat masih melakukan kegiatan diluar rumah, salah satu faktornya adalah untuk mencari nafkah, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk beberapa usaha sudah beroprasi seperti biasanya. Masyarakat tetap menggunakan salah satu alat perlindungan diri yaitu masker. Sedangkan di Jalan SMA Negeri 3 Denpasar, suasana cukup ramai karena hari ini adalah hari senin dan warung belum beroperasi dikarenakan masih terlalu pagi. Sementara itu di Jalan Kerta Dalem Sari IV, keadaan lingkungan dan jalanan area perumahan sekitar terlihat tetap normal dan tidak begitu ramai. Dicuaca yang terik ini warga sekitar komplek perumahan jarang terlihat keluar rumah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bekerja atau beraktivitas di dalam rumah, untuk kondisi ekonomi pedagang warung membuka gerai tokonya seperti biasa. (Tim Madyapadma)

