Kembali didatangi kabar gembira dengan penambahan pasien sembuh di Bali yang melebihi penambahan pasien positif. Selain itu, penambahan pasien meninggal di Bali juga terlihat terus mengalami penurunan. Lantas bagaimanakah perkembangan COVID-19 lainnya?
Sesuai pemantuan dari tim Madyapadma online pada Minggu (07/04) pukul 13.00 WITA, dinyatakan bahwa pasien positif di Bali bertambah sebanyak 147 orang dengan total 35.680 orang. Sedangkan pada daerah Denpasar sendiri menyumbangkan 58 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 11.124 orang. Pada grafik persentase transmisi lokal di Bali maupun di Kota Denpasar mengalami penurunan yang sama yaitu sebesar 0,005%, sehingga presentase transmisi lokal di Bali menjadi 94,36% dengan tambahan 156 orang dan totalnya 33.669 orang. Pada daerah Denpasar presentase transmisi lokal mencapai 93,81% yang berjumlah 4.689 orang dengan tambahan 36 orang. Hal ini menyebabkan terdapat penambahan pada PDP sebanyak 11 orang sehingga totalnya menjadi 962 orang, sedangkan terdapat penambahan 12 orang pada pasien OTG dengan total mencapai 12.523 orang.
Di Bali terdapat penambahan pasien meninggal sebanyak dua orang yang dimana berasal dari daerah Tabanan dan juga Bangli, sehingga jumlahnya menjadi 978 orang. Alhasil karena itu, tingkat fatalitas di Bali mengalami penurunan sebesar 0,005% yang menjadikan totalnya 2,741%. Begitu juga terjadi di Denpasar, karena tidak ada penambahan dalam pasien meninggal, tingkat fatalitasnya menurun sebesar 0,010% dan totalnya pun menjadi 1,896%. Kembali terdengarnya kabar baik dari penambahan pasien sembuh di Bali dan di Denpasar. Untuk di Bali terekam terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 216 orang dengan total 32.808 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 10.213 pasien sembuh, yang mana petugas COVID-19 menyembuhkan 39 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada Minggu (07/04) roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan lancar. Seperti di Jl. Kembang Matahari yang terlihat jalanannya cukup padat dikarenakan aktivitas dari para pedangang maupun pembeli di pasar Ketapian, tampak toko-toko buka dengan beberapa yang dipadati pembeli. Sedangkan pada Jl. Kenyeri dan Jl. Akasia terpantau beberapa warung tampak buka dengan keadaan sepi pembeli.

