Bali sumbangkan korban jiwa dua kali lipat dibanding hari kemarin. Hal ini selaras dengan peningkatan kasus positif yang kian hari tak memberi ampun. Lantas bagaimana kabar terkait Covid-19 selengkapnya?
Berdasarkan hasil pemantauan oleh Tim Madyapadma online pada Kamis (4/3) pukul 13.00 WITA, kasus positif di Indonesia kembali meningkat hingga mencapai 7.264 kasus hari ini. Penambahan tersebut tentu mengubah angka keseluruhan kasus positif di Indonesia, yang kini tembus 1.361.098 kasus. Hal serupa terjadi pada kasus kematian yang turut meningkat. Sebanyak 176 orang meregang nyawa akibat paparan virus ini. Di sisi lain, sebanyak 6.440 orang berhasil sembuh. 256 orang diantaranya disumbangkan oleh Pulau Dewata. Sementara itu, tingkat fatalitas menurun sebesar 0.002% menjadi 2,710%.
Kasus kematian di Bali bertambah dua kali lipat dari hari sebelumnya. Kini jumlah korban jiwa tercatat mencapai 17 orang, sehingga total hingga saat ini menembus 965 jiwa. 17 orang tersebut antara lain empat orang dari Bangli, masing-masing tiga orang dari Tabanan dan Badung, masing-masing dua orang dari Denpasar dan Buleleng, serta masing-masing satu orang dari Jembrana, Klungkung, dan Karangasem. Tingkat fatalitas mengalami kenaikan sebesar 0,028%. Kasus positif pun turut meningkat mencapai 35.166 kasus setelah bertambah 268 orang hari ini. 238 orang diantaranya tranmisi lokal. Meski demikian, grafik persentase tranmisi lokal menurun 0,04% menjadi 94,46%.
Di Kota Denpasar sendiri jumlah penambahan pasien sembuh lebih tinggi dibandingkan jumlah tambahan kasus positif. Tercatat hingga kini tim medis di Denpasar berhasil sembuhkan 9.981 orang, sebanyak 95 orang baru sembuh hari ini. Tingkat fatalitas justru meningkat 0.006% menjadi 1,895% akibat sumbangan 73 orang pada kasus positif. Mengenai kasus OTG, ada penambahan sebanyak 45 orang sehingga tercatat hingga kini OTG menyentuh angka 12.376 orang. Pada kasus PDP, terhitung 13 orang, angka total kasus kini menjadi 939 orang. Sedangkan kasus ODP tetap konsisten seperti hari-hari sebelumnya, yakni 438 orang.
Hail pantauan ekonomi oleh Tim Madyapadma pada Kamis (04/03) menunjukkan bahwa aktivitas di Jl. Jayasakti, Peguyangan Kangin, terpantau lancar sekitar pukul 10.50 dan lalu lintas terlihat tak seramai biasanya. Sedangkan situasi di sekitaran Pasar Tapean yang terletak di Jl. Pucuk, Sumerta, terpantau banyak pembeli. Meski situasi terbilang cukup ramai, namun para pembeli tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku guna menghindari paparan virus Covid-19. (tim madyapadma)

