Semakin meningkat, kasus meninggal akibat Covid-19 di Bali hari ini bertambah sebanyak 14 orang. Lantas bagaimanakah perkembangan COVID-19 lainnya?
Sesuai pemantuan dari Tim Madyapadma online pada Sabtu (13/02) pukul 13.00 WITA dinyatakan bahwa pasien positif di Bali bertambah 156 orang dengan total 30.287 orang. Sedangkan yang dikabarkan pada daerah Denpasar sendiri menyumbangkan 32 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 9.034 orang. Grafik persentase transmisi lokal di Bali kembali mengalami peningkatan sebesar 0,02% menjadi 94,99% dengan jumlah transmisi lokal di bali sebesar 28.772 dengan tambahan 154 orang. Pada daerah Denpasar presentase transmisi lokal megalami kenaikan 0,03% orang yang berjumlah 8.528 dengan tambahan 32 orang. Hal ini menyebabkan terdapat penambahan 1 orang PDP sehingga totalnya menjadi 810 orang sedangkan tidak ada penambahan pada pasien ODP sehingga total 438 orang.
Tingkat kematian di Denpasar terdapat penambahan sebanyak 7 orang sehingga menjadi total 168 orang, sedangkan di Bali terdapat penambahan sebanyak 14 orang 1 orang dari daerah Jembrana, 2 orang dari daerah Tabanan, 2 orang dari daerah Badung, 7 orang dari daerah Denpasar, 2 orang dari daerah Buleleng sehingga total 802 orang. Alhasil tingkat fatalitas Bali mengalami kenaikan menjadi 0,033% sehingga menjadi 2,648%. Begitu juga terjadi di Denpasar, tingkat fatalitasnya meningkat menjadi 0,071%. terdengarnya kabar baik dari penambahan pasien sembuh di Bali dan di Denpasar. Untuk di Bali terekam terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 226 orang dengan total 26.553 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 7.944pasien sembuh, yang mana petugas COVID-19 menyembuhkan 89 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada (13/02) roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan lancar. Pada hari ini kegiatan ekonomi yang tampak di sepanjang Jl. Kembang Matahari tampak terpantau seperti biasa dengan menjalankan aktivitas PSBB dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan kondisi di Jl.Drupadi kondisi terpantau baik sehingga beberapa warung sudah mulai beroperasidan aktivitas masyarakat lancar seperti biasa. Pada Jl. Hayam Wuruk juga terpantau lancar dengan toko yang buka dan tak ramai pengunjung. Masyarakat juga masih mematuhi protokol yang ditetapkan untuk mengurangi beban pemerintah.

