Sedari tiga hari yang lalu jumlah tambahan pasien Covid-19 di Indonesia terus berkisar delapan ribuan. Bagaimana perkembangan data COVID-19 selengkapnya?
Tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA melakukan pemantauan perkembangan COVID-19. Pemantauan data positif Covid-19 di Indonesia mulai dari hari Senin (08/02) sejumlah 8.242, selasa (09/02) sejumlah 8.700, rabu (10/02) sejumlah 8.776, dan pada Kamis (11/02) hari ini terdapat 8.435 orang dinyatakan positif COVID-19 dengan keseluruhan 1.191.990 orang, hal ini membuat jumlah penambahan kasus Covid-19 di Indonesia terus berkisar delapan ribuan dari tiga hari yang lalu. Di Bali terjadi penambahan sebanyak 371 orang, sehingga total pasiennya mencapai 29.819. Dan di Kota Denpasar sendiri terdapat penambahan sebanyak 140 orang dengan total 8.981 pasien positif COVID-19. Di lain sisi, transmisi lokal di Denpasar terdapat 8.474 dengan tambahan 137 orang, serta 28.343 dengan tambahan 347 orang untuk transmisi lokal Bali.
Saat ini kematian pasien COVID-19 di Indonesia terus bertambah sebanyak 214 orang dengan total keseluruhan sejumlah 32.381 jiwa. Sedangkan di Bali bertambah sebanyak 12 orang, orang satu dari daerah Jembrana, dua dari Tabanan, dua dari Badung, satu dari Klungkung, satu dari Karangasem, dua dari Buleleng, dan tambahan tiga orang dari Denpasar(total 161 korban jiwa) maka dapat ditotalkan terdapat sebanyak 780 korban meninggal yang ada di Bali. Tak hanya itu, tampak pada data OTG mendapat tambahan 21 delapan orang dengan totalnya 10.917, ODP sebanyak 438 tidak ada penambahan, serta PDP sebanyak 11 orang dengan total keseluruhan 790. Dari data tersebut, diperoleh tingkat fatalitas COVID-19 di Indonesia menurun sejumlah 0,001% dan totalnya menjadi 2,716%.
Garda terdepan tetap meningkatkan upaya perawatan pasien Covid-19, diperoleh tingkat kesembuhan di Indonesia berjumlah 993.117 orang dengan tambahannya sebanyak 10.145 orang. Di Bali 26.010 orang dinyatakan sembuh dengan penambahan 422 orang, serta di Kota Denpasar bertambah sebanyak 126 orang dengan keseluruhan 6.808 orang. Maka dari itu, didapatkan tingkat fatalitas di Kota Denpasar meningkat sejumlah 0,005% dengan total 1,792%. Data tersebut dapat dibandingkan dengan tingkat fatalitas Bali yang meningkat pula sejumlah 0,008% dan menjadikan total persenan keseluruhan yaitu 2,615%.
Berdasarkan pantauan tim Madyapadma online pada Kamis (11/02), terlihat kondisi ekonomi di beberapa daerah di Kota Denpasar seperti di Jl. SMA 3 dan Jl. Turi nampak pelaku usaha sudah mulai membuka gerainya dan berjalan normal, serta tetap mematuhi protokol kesehatan. Sedangkan keadaan di Jl. Kecubung dan Jl. Akasia terpantau sepi.

