Kabar duka terus terdengar di Provinsi Bali khususnya pada daerah Badung yang menyumbangkan kasus kematian selama sembilan hari berturut-turut. Lantas bagaimanakah perkembangan COVID-19 lainnya?
Sesuai pemantuan dari Tim Madyapadma online pada Sabtu (09/01) pukul 13.00 WITA dinyatakan bahwa pasien positif di Bali bertambah 189 orang dengan total 19.216 orang. Sedangkan yang dikabarkan pada daerah Denpasar sendiri menyumbangkan 42 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 5.166 orang. Grafik persentase transmisi lokal di Bali mengalami penurunan sehingga menjadi 97,03% dengan jumlah transmisi lokal di Bali sebesar 18.646 dengan tambahan 166 orang. Pada daerah Denpasar presentase transmisi lokal mengalami penurunan menjadi 97,17% dengan berjumlah 5.020 orang dan tambahan 33 orang. Hal ini menyebabkan tidak terdapat penambahan orang ODP sehingga totalnya tetap 438 orang, sedangkan terdapat penambahan 19 orang pada pasien PDP sehingga total 614 orang.
Tingkat kematian di Denpasar tidak terdapat penambahan sehingga tetap 114 orang. Sedangkan di Bali terdapat penambahan sebanyak empat orang yaitu satu orang dari daerah Gianyar, satu orang dari Buleleng, satu orang dari Tabanan, dan satu orang dari Gianyar sehingga jumlahnya menjadi 561 orang. Sejak tanggal 1 Januari 2021, Badung terus menyumbang angka kematian untuk Bali, tentu ini menjadi kabar yang meresahkan untuk masyarakat Bali terutama masyarakat yang tinggal di Badung karena selama sembilan hari berturut-turut Badung menyumbangkan angka kematian. Alhasil tingkat fatalitas Bali mengalami penurunan sebesar 0,008% sehingga menjadi 2,919%. Begitu juga terjadi di Denpasar, tingkat fatalitasnya mengalami penurunan sebesar 0,018% dan totalnya 2,206%. Kembali terdengarnya kabar baik dari penambahan pasien sembuh di Bali dan di Denpasar. Untuk di Bali terekam terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 110 orang dengan total 17.196 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 4.667 pasien sembuh, yang mana petugas COVID-19 menyembuhkan 27 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada (09/01) roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan lancar. Pada hari ini kegiatan ekonomi yang tampak di sepanjang Jl. Noja dan Jl. Dukuh tampak terpantau seperti biasa dengan perekonomian masyarakat sekitar daerah ini tidak ada perubahan yang signifikan dengan tak ramai dan tak sepi pembeli. Sedangkan kondisi di Jl. Kenyeri kondisi terpantau baik, pedagang dan pembeli juga diwajibkan menggunakan masker. Selain itu, pada Jl. Kembang Matahari, Jl. Gandapura, dan Jl. Abian Kapas Kaja kegiatan jual beli yang terjadi baru-baru ini sama seperti sebelum-sebelumnya, orang-orang lebih banyak membutuhkan sembako dilihat dari banyaknya orang yang membeli sembako. Berbeda dengan disekitaran Jl. Kertanegara dan Jl. Kejanti perekonomian terpantau lancar dengan beberapa toko yang buka dan dipadati kendaraan yang melintas.

