Kurang dari sebulan, pasien COVID-19 di Pulau Dewata tembus di angka 16 ribu. Bagaimana perkembangan data COVID-19 selengkapnya?
Tim Madyapadma online pada Kamis (17/12) pukul 13.00 WITA melakukan pemantauan perkembangan COVID-19. Tembus dengan angka 16.012, pasien positif COVID-19 di Bali bertambah sebanyak 132 orang. Sedangkan Di Kota Denpasar sendiri terdapat penambahan sebanyak 48 orang dengan total mencapai 4.291 orang. Selain itu, persentase transmisi lokal di Bali mengalami penurunan sebanyak 0,02% sehingga totalnya sekarang 97,31%, dengan tambahan 125 orang dan total mencapai 15.582 orang. Persentase transmisi lokal di Denpasar pun juga mengalami penurunan sehingga totalnya mencapai 98,15% dengan tambahan 45 orang dan totalnya mencapai 4.212 orang. Karena hal ini, pasien PDP bertambah sebanyak 7 orang dengan total mencapai 417 orang.
Sama dengan kemarin, data korban meninggal di Bali bertambah sebanyak dua orang dari Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Bangli, dengan total korban meninggal di Bali sebanyak 477 jiwa. Sedangkan pasien meninggal di Kota Denpasar tak ada penambahan sehingga tetap 97 korban. Karena hal itu, tingkat fatalitas di Bali turun sebanyak 0,012% sehingga totalnya mencapai 2,979%. Sedangkan di Kota Denpasar menurun sebanyak 0,016% dengan total 2,260%. Upaya perawatan terus dikerahkan tenaga medis sehingga diperoleh 14.596 orang dinyatakan sembuh dengan penambahan 101 orang untuk di Bali. Sedangkan di Kota Denpasar menyumbang pasien yang sembuh sebanyak 26 orang dengan keseluruhannya mencapai 4.012 orang.
Berdasarkan pantauan tim Madyapadma online pada Kamis (17/12), terlihat kondisi ekonomi di beberapa daerah di Kota Denpasar telah kembali normal. Namun, beberapa daerah juga nampak sepi pengunjung bahkan ada yang tidak membuka gerainya sama sekali seperti yang terlihat di Jl. Cekomaria No. 37, Jl. Narakusuma, Jl. Drupadi, dan Jl. Dukuh Gang Bayu. Sedangkan pada daerah Jl. Kecubung, Jl. Wr. Supratman, Jl. Jayasakti, dan Jl. Pacar dilaporkan aktivitas warganya terlihat seperti biasanya, keluar sesuai kebutuhan mereka dan tidak terlalu nampak keramaian, namun tidak terlihat sepi pula. Sementara itu, kondisi di Jl. SMA 3, Jl. Pucuk 1, Jl. Kecubung, dan Jl. Pakisaji aktivitas ekonomi nampak berjalan dengan baik. Dan beberapa warga tampak menggunakan masker serta disediakan juga tempat mencuci tangan dan hand sanitizer di depannya.

