Kabar duka datang dari Pulau Dewata Bali, pasalnya terpantau sebanyak lima orang meninggal dunia akibat Covid-19 ini. Hal ini tak luput dari pantauan pemerintah dengan menhimbau masyarakatnya agar selalu mengikuti protokol kesehatan. Lantas bagaimana perkembangan COVID-19 lainnya?
Hari ini Rabu (09/12) pukul 13.00 WITA dinyatakan bahwa terdapat penambahan pasien positif di Bali bertambah sebanyak 139 orang dengan total 15.219 orang. Lain halnya dengan Bali, Denpasar dikabarkan menyumbangkan 35 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 4.100 orang. Hal ini memberikan dampak pada grafik persentase transmisi lokal di Bali kembali mengalami peningkatan sebesar 0,04% menjadi 97,31% dengan penambahan transmisi lokal di Bali sebanyak 136 orang sehingga totalnya 14.810 orang. Sedangkan pada daerah Denpasar presentase transmisi lokal terjadi lonjakan sebesar 0,06% totalnya mencapai 98,26% sehingga jumlah orangnya 4.029 orang dengan tambahan 35 orang. Hal ini menyebabkan terdapat penambahan 26 orang OTG sehingga totalnya menjadi 8.629 orang sedangkan penambahan pada pasien PDP sebanyak 3 orang sehingga total mencapai 352 orang.
Tingkat kematian di Denpasar tidak terjadi lonjakan sehingga totalnya tetap 91 orang. Sedangkan di Bali jumlahnya mengalami lonjakan penambahan dari sebelumnya yaitu 5 orang pasien yang berasal dari daerah Tabanan sebanyak 3 orang sedangkan 2 orang berasal dari daerah Buleleng sehingga total kasus kematian yang terjadi di Bali sebanyak 456 orang. Alhasil tingkat fatalitas Bali mengalami kenaikan juga sebesar 0,006% sehingga menjadi 2,996%. Begitu juga terjadi di Denpasar, tingkat fatalitasnya mengalami penurunan menjadi 0,019%. Tak hanya itu kabar gembira pun terdengar dari penambahan pasien sembuh di Bali dan di Denpasar. Untuk di Bali terekam terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 97 orang dengan total 13.801 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 3.789 pasien sembuh, yang mana petugas COVID-19 berhasil menyembuhkan 20 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada (09/12), roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan normal. Pada hari ini kegiatan ekonomi yang tampak di sepanjang Jl. Pucuk tampak terpantau lancar seperti kegiatan jual beli yang berlangsung. Sedangkan kondisi di Jl.Drupadi kondisi terpantau normal tidak terjadi perubahan yang signifikan dengan tampak beberapa kendaraan yang berlalu lalang. Berbeda halnya dengan Jl. Dukuh dan Jl. Turi sudah kembali normal seperti biasanya walaupun beberapa warung sudah mulai buka tetapi masih sedikit pegunjung yang datang tetapi tidak luput dengan protokol kesehatan yang sudah disediakan. Lain halnya dengan Jl. Cekomaria, penduduk terbilang masih tercukupi dari segi ekonomi.

