Penambahan kasus Covid-19 tampaknya semakin tak terkendali. Bali kembali pecahkan rekor tertinggi kasus positif Covid-19 dengan sumbangkan 202 pasien. Penambahan itu naik dua kali lipat dibanding hari-hari sebelumnya. Lantas bagaimanakah perkembangan COVID-19 lainnya?
Hari ini Rabu (02/12) pukul 13.00 WITA dinyatakan bahwa terdapat penambahan pasien positif di Bali menambahkan sebanyak 202 orang dengan total 14.339 orang. Lain halnya dengan Bali, Denpasar dikabarkan menyumbangkan 32 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 3.884 orang. Hal ini memberikan dapak kepada grafik persentase transmisi lokal di Bali kembali mengalami peningkatan sebesar 0,02% menjadi 97,17% dengan jumlah transmisi lokal di bali sebesar 13.933 dengan tambahan 198 orang. Sedangkan pada daerah Denpasar presentase transmisi lokal tidak terjadi lonjakan maupun penurunan dengan tetap 98,20% sehingga jumlah orang 3.814 dengan tambahan 31 orang. Hal ini menyebabkan terdapat penambahan 60 orang OTG sehingga totalnya menjadi 8.325 orang sedangkan penambahan pada pasien PDP sebanyak 5 orang sehingga total 337 orang.
Tingkat kematian di Denpasar tidak terjadi lonjakan sehingga menjadi total 86 orang, sedangkan di Bali jumlahnya juga mengalami penurunan dari sebelumnya yaitu 1 orang pasien yang berasal dari daerah Badung sehingga total kasus kematian yang terjadi di Bali sebanyak 437 orang. Alhasil tingkat fatalitas Bali mengalami penurunan menjadi 0,030% sehingga menjadi 3,047%. Begitu juga terjadi di Denpasar, tingkat fatalitasnya mengalami penurunan menjadi 0,018%. Tak hanya itu kabar gembira pun terdengar dari penambahan pasien sembuh di Bali dan di Denpasar. Untuk di Bali terekam terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 94 orang dengan total 12.849 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 3.615 pasien sembuh, yang mana petugas COVID-19 berhasil menyembuhkan 33 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada (02/12) roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan normal. Pada hari ini kegiatan ekonomi yang tampak di sepanjang Jl. Wr. Supratman tampak terpantau lancar seperti warung-warung yang buka seperti biasa dengan ramai pengunjung tetapi ada juga warung yang tutup. Sedangkan kondisi di Jl.Drupadi kondisi terpantau normal tidak terjadi perubahan ang signifikan dengan tampak beberapa kendaraan yang berlalu lalang. Berbeda halnya dengan Jl. Dukuh dan Jl. Pucuk sudah kembali normal seperti biasanya walaupun beberapa warung sudah mulai buka tetapi masih sedikit pegunjung yang datang tetapi tidak luput dengan protokol kesehatan yang sudah disediakan.

