Telah berbulan-bulan hidup berdampingan dengan COVID-19. Kini, penambahan kasus sebanyak 4.442 orang di Indonesia membuat total catatan postif COVID-19 menginjak angka di atas setengah juta. Bagaimanakah perkembangan data COVID-19 selengkapnya?
Tim Madyapadma online pada Senin (23/11) pukul 13.00 WITA melakukan pemantauan perkembangan COVID-19. Kasus COVID-19 terus melonjak di Indonesia. Kini, Indonesia mencatat penambahan sebanyak 4.442 orang. Sehingga total ada 502.110 pasien yang dinyatakan positif COVID-19. Sementara itu, di Bali terdapat 68 kasus tambahan. Membuat jumlah keseluruhan angka positif bergerak menjadi 13.332 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat penambahan sebanyak 24 orang dengan total 3.419 pasien. Ditambah lagi korban meninggal di Bali ditemukan tiga orang di Kabupaten Klungkung, Kabupaten Gianyar, dan Kota Denpasar, maka total keselurahan kasus kematian menjadi 415 kasus. Data kematian di Denpasar pun sontak bertambah menjadi total 83 kasus. Sedangkan untuk transmisi lokal di Denpasar terdapat 3.609 dengan tambahan 18 orang, serta 12.922 dengan tambahan 64 orang untuk di Bali
Terus berupaya menigkatkan perawatan hingga didapatkan tingkat fatalitas di Bali meningkat sejumlah 0,007% menjadi 3,113%. Sedangkan untuk di Kota Denpasar sendiri tingkat fatalitas sejumlah 2,250% dengan peningkatan 0,01%. Data tersebut diperoleh 63 orang dikatakan sembuh dengan total keseluruhan 12.155 di Bali, sedangkan terdapat 3.419 dengan tambahan 24 pasien sembuh dari COVID-19 di Kota Denpasar.
Berdasarkan pantauan tim Madyapadma online pada Senin (23/11), terlihat kondisi ekonomi di beberapa daerah di Kota Denpasar telah kembali normal. Seperti di Jl. Hayam Wuruk, Jl. Ahmad Yani Utara, dan Jl. Wr Supratman Gang Lilacita aktivitas ekonomi antara pembeli dan pedagang telah berjalan dengan baik serta ramai lancar. Tampak banyak yang mengunakan masker serta disediakan juga tempat mencuci tangan dan hand sanitizer di depan masing-masing sederetan gerai-gerai yang terbuka. Jl. Meduri Gang 1 dilaporkan aktivitas warganya terlihat seperti biasanya seperti keluar sesuai kebutuhan mereka. Sementara itu, kondisi di Jl. Kerta Dalem Sari IV serta Jl. Jayagiri terdapat sejumlah penggiat usaha yang membuka gerainya, namun pengunjung terlihat lebih sepi daripada sebelumnya.

