Lagi-lagi Bali mencatat pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19. Kali ini kabar duka mencuat dari daerah Denpasar dan Buleleng. Lantas, bagaima informasi selanjutnya terkait Covid-19?
Selasa (17/11) Bali kembali kehilangan dua warganya. Hasil penelusuran data oleh tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA, Bali sendiri baru menerima 89 pasien baru dan menjadikan total keseluruhannya sebanyak 12.849 orang. Dua orang pasien Covid-19 kembali diinformasikan meninggal dunia, berasal dari Kota Depasar dan Buleleng. Hingga saat ini jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 408 orang. Tingkat fatalitas penularan Covid-19 di Bali sendiri ternyata mengalami penurunan dan saat ini mencapai 3,175%. Sementara itu total transmisi lokal yang tercatat sejauh ini telah menyentuh angka 12.446 orang dengan tambahan 89 orang. Namun di lain sisi, patut disyukuri karena jumlah pasien sembuh di Bali pun terus meningkat dan saat ini berjumlah 11.753 orang dengan tambahan 51 orang.
Hingga saat ini 3.544 orang pasien positif Covid-19 tengah ditangani di Kota Denpasar, setelah mengalami penambahan sebanyak 32 orang. Sebanyak 82 orang pasien meninggal dunia akibat Covid-19 tanpa adanya penambahan dari jumlah sebelumnya, satu orang meninggal dunia pada hari ini merupakan sumbangan dari Kota Danpasar. Ternyata tingkat fatalitas penularan Covid-19 di Denpasar terekam mengalami kenaikan dan saat ini totalnya adalah 2,314%. Adapun total pasien positif Covid-19 yang tertular melalui transmisi lokal di Denpasar yakni sebanyak 3.475 orang dengan tambahan sebanyak 31 orang. Namun syukurnya jumlah pasien sembuh pun turut meningkat dan saat ini bertotal 3.293 orang dengan tambahan 19 orang baru. Sementara itu, hingga saat ini jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Bali mencapai 7.761 orang dengan 31 orang tambahan, 438 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 306 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma, pada Selasa (17/11) terlihat kondisi ekonomi di Kota Denpasar telah berjalan normal. Beberapa warung jajanan Bali dan butik kebaya di Jl Kembang Matahari 1 tampak beroperasi lancar dan dikunjungi cukup banyak pembeli. Kondisi aktivitas ekonomi yang serupa juga tampak di sekitar Jl Tukad Yeh Aya, Jl Noja, Jl Kartini, Jl Wijaya Kusuma, dan Jl Siulan. Di sisi lain, warung-warung di Jl Sekar Sari hari ini terpantau sepi pembeli. Begitu juga kondisi beberapa usaha di Jl Jayagiri, seperti mini market, rumah makan, dan tempat pijat tradisional yang tak banyak dikunjungi pembeli.

