Dua hari tak terdengar kabar duka dari Pulau Dewata, kasus positif Covid-19 masih saja terus meningka. Lantas bagaimana dengan perkembangan data Covid-19 lainnya?
Sesuai pemantuan dari Tim Madyapadma online Minggu (15/11) pukul 13.00 WITA terdapat data yang menunjukkan bahwa adanya penambahan pasien sembuh di Bali sebanyak 55 orang, sehingga kini total pasien sembuh di Bali mencapai 11.671 orang. Sayangnya, penambahan pasien positif hari ini melebihi jumlah pasien sembuh, yakni 60 orang, dengan total 12.289 orang. Sebab itu, persentase transmisi lokal di Bali kini naik sebanyak 0,01% menjadi 96,82%. Perkembangan di kota Denpasar pun serupa, jumlah pasien positif kian melebihi jumlah pasien yang dinyatakan sembuh. Sebanyak tujuh orang pasien dinyatakan sembuh, sehingga kini jumlah pasien sembuh Denpasar mencapai 3.256 orang. Sayangnya, kasus positif di Denpasar bertambah sebanyak 10 orang hingga totalnya 3.496 orang. Untuk persentase transmisi lokal di Denpasar hari ini mencapai angka 98,01% hal ini menyebabkan adanya peningatan sebanyak 0,05%.
Kabar baiknya, hari ini belum ada penambahan pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Bali, sehingga totalnya masih berjumlah 405 orang. Dengan demikian, tingkat fatalitas di Bali turun sebesar 0,015% menjadi 3,256%. Sebagai Pembanding tingkat fatalitas di Indonesia sebesar 3,256% dan di dunia sebesar 2,425%. Jumlah pasien meninggal dunia di Denpasar hari ini tak menggalami perubahan berjumlah 81 orang. Tingkat fatalitasnya pun menurun 0,007% menjadi 2,317%. Untuk kasus konfirmasi hari ini bertambah sebanyak 31 orang sehingga totalnya mencapai 7.685 orang. Orang dengan kontak erat bertambah dan kasus suspek hari ini tidak mengalami peningkatan, sehingga orang dengan kontak erat totalnya 434 orang dan jumlah kasus suspek kini sebanyak 303 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada (15/11) perekonomian di Denpasar telah kembali berjalan dengan normal. Toko-toko sepanjang jalan Kembang Matahari dari timur pasar Ketapian menjadi tempat alternatif bagi masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari, karena jam buka toko lebih panjang yakni dari pukul 04.00 hingga pukul 20.00, dibandingkan denga pasar Ketapian yang buka pukul 04.00 hingga pukul 08.00. Toko-toko disekitar menyediakan bahan dan alat kelengkapan upacara namun ada beberapa toko yang menyediakan kebutuhan pokok seperti sembako. Kemudian kondisi perekonomian Jalan Wijaya Kusuma siang ini lenggang, tetapi di pagi hari salah satu pedagang sayur ramai didatangi pembeli. Serupa, di Jl Gandapura berapa toko buka dan salah satu warung yang menjual bahan bahan makanan banyak pembeli sementara warung lainnya sepi pembeli.

