Catatan kematian korban COVID-19 di Bali, kini kembali bertambah. Penambahan angka kematian COVID-19 diperoleh dari pasien asal Kota Denpasar. Lalu bagaimanakah angka pada data COVID-19 lainnya?
Tim Madyapadma online pada Senin (09/11) melakukan pemantauan perkembangan COVID-19. Dikabarkan tingkat fatalitas di Bali menurun sejumlah 0,0011% menjadi 3,261%. Sedangkan untuk di Kota Denpasar sendiri tingkat fatalitasnya menjadi 2,332% dengan kenaikan sejumlah 0,013%. Pasien positif COVID-19 di Bali pun terus mengalami penambahan, meskipun berada di kisaran yang cukup rendah. Terdapat 68 orang tambahan pasien Covid-19 di Bali (total 12.294 orang). Sementara Kota Denpasar, hari ini melaporkan ada sebanyak 24 orang yang mengidap Covid-19, dengan total 3.387 pasien.
Provinsi Bali masih berupaya untuk meredam COVID-19 secara maksimal. Maka dari itu, terdapat peningkatan kesembuhan, dengan tambahan 70 pasien (total 11.885). Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 19 orang yang dinyatakan sembuh. Total kesembuhan pun bertambah menjadi sebanyak 3.149 orang. Walau demikian, satu nyawa pasien kembali melayang di Bali, yakni salah satu pasien Covid-19 asal Kota Denpasar. Angka kematian di Bali pun bergerak menjadi 401 nyawa. Selaras dengan Denpasar yang menambah catatan kematiannya menjadi 79 orang.
Berdasarkan pantauan tim Madyapadma online pada Senin (09/11), terlihat kondisi ekonomi di beberapa daerah di Kota Denpasar telah kembali normal. Seperti di Jalan Kecubung aktivitas ekonomi antara pembeli dan pedagang telah berjalan seperti biasa. Tampak disediakan juga tempat mencuci tangan dan hand sanitizer di depan masing-masing sederetan warung. Jl. A.Yani dan Jl. Hayam Wuruk dilaporkan ramai tidak terlihat adanya titik kemacetan ditambahkan ketaatan warganya yang mengunakan masker ketika mencari nafkah ataupun keluar. Sementara itu, kondisi di Jalan Jayagiri terdapat sejumlah penggiat usaha yang membuka gerainya, namun toko terlihat sepi pengunjung.

