Belum puas mengintimidasi, Covid-19 terus memperbanyak jumlah pasien.Kali ini Provinsi Bali dikejutkan adanya 74 orang pasien positif Covid-19 yang baru. Tak hanya itu, 3 orang pasien meninggal dunia. Bagaimana kabar terkait Covid-19 selengkapnya?
Belum menemukan ujung, pandemi Covid-19 kembali merenggut 3 orang pasien di Provinsi Bali, dimana masing-masing berasal dari Kabupaten Tabanan, Klungkung, dan Karangasem. Jumat(6/11), Berdasarkan hasil pengumpulan data oleh tim Madyapadma pukul 13.00 WITA siang hari ini, hingga saat ini jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 400 orang. Tercatat 74 orang pasien baru teridentifikasi terjangkit Covid-19, dan saait ini totalnya mencapai 12.114 orang. Kenaikan tingkat fatalitas penularan Covid-19 yang telah meningkat dan mencapai 3,302%. Sementara itu total transmisi lokal yang tercatat sejauh ini telah menyentuh angka 11.702 orang dengan tambahan 72 orang. Mirisnya, persentase transmisi lokal di Bali kini telah mencapai 96,60%. Namun di lain sisi, patut disyukuri karena jumlah pasien sembuh di Bali pun terus meningkat dan saat ini berjumlah 11.107orang dengan tambahan 81 orang.
Hingga saat ini 3.334 orang pasien positif Covid-19 tengah ditangani di Kota Denpasar, setelah mengalami penambahan sebanyak 15 orang. Sebanyak 78 orang pasien meninggal dunia akibat Covid-19 tanpa adanya penambahan dari jumlah sebelumnya. Ternyata tingkat fatalitas penularan Covid-19 di Denpasar terekam mengalami penurunan dimana saat ini menjadi 2,340%. Adapun total pasien positif Covid-19 yang tertular melalui transmisi lokal di Denpasar yakni sebanyak 3.261 orang dengan tambahan sebanyak 13 orang. Namun syukurnya jumlah pasien sembuh pun turut meningkat dan saat ini bertotal 3.112 orang dengan tambahan 18 orang baru. Sementara itu, hingga saat ini jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Bali mencapai 7.330 orang dengan 14 orang tambahan, 434 Orang dalam Pemantauan, dan 285 Pasien dalam Pengawasan.
Sesuai hasil pemantauan tim Madyapadma online pada Jumat (06/11) perkembangan kondisi ekonomi denpasar telah berlangsung normal. Hal itu tampak dari aktivitas ekonomi di Jl Kenyeri Gang Rampai, Gang Anggrek dan Gang Kemuning. Beberapa warung sudah membuka gerainya dan berhasil menarik perhatian cukup banyak pembeli. Begitu juga di sepanjang Jl Padma, Jl Dukuh, Jl WR Supratman, Jl Nusa Indah, dan Jl Sekar Tunjung VIII. Walau cukup ramai dikunjungi pembeli, protokol kesehatan tetap dijalankan dengan tersedianya tempat mencuci tangan di depan masing-masing warung. Sementara itu, warung di sekitar Jl SMA 3 dan Jl Kemuda III terlihat sepi pembeli.

