Senin (02/11), angka COVID-19 di Bali kini meredam. Penambahan angka kematian COVID-19 sebanyak dua orang di Kabupaten Tabanan serta Kabupaten Bangli. Lalu bagaimanakah angka pada data COVID-19 lainnya? Simak berikut
Tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA melakukan pemantauan perkembangan COVID-19. Dikabarkan membuat tingkat fatalitas di Bali menurun sejumlah 0,001% menjadi 3,301%. Sedangkan untuk di Kota Denpasar sendiri tingkat fatalitas juga turun sejumlah 0,007% dengan total 2,328%. Data tersebut diperoleh dari pasien sembuh mendapatkan peningkatan dengan tambahan 85 pasien membuat total keseluruhan sebanyak 10.766 di Bali, dan sebanyak 3.024 orang dinyatakan sembuh dengan tambahan 19 orang untuk Kota Denpasar.
Dalam pengupayaan meredam COVID-19, Provinsi Bali tetap saja menambah angka positif COVID-19 menjadi 11.847 orang dengan tambahan 39 orang, serta sebanyak 11 orang dengan total 3.265 pasien positif virus corona di Kota Denpasar. Kian hari korban meninggal di Bali menambah hingga hari ini berjumlah 392 pasien meninggal dengan tambahannya 2 orang masing-masing satu orang di daerah Tabanan, Bangli, serta Kota Denpasar tetap diangka 76 pasien meninggal.
Berdasarkan pantauan tim Madyapadma online pada Jumat (30/10), terlihat kondisi ekonomi di beberapa daerah di Kota Denpasar telah kembali normal. Seperti di Jalan Wr Supratman Gg Lilacita dan Jalan Kecubung aktivitas ekonomi antara pembeli dan pedagang telah berjalan seperti biasa. Tampak disediakan juga tempat mencuci tangan dan hand sanitizer di depan masing-masing sederetan warung. Jl. A.Yani dan Jl. Hayam Wuruk dilaporkan ramai lancar seperti hari-hari biasanya ditambahkan ketaatan warganya yang mengunakan masker. Sementara itu, kondisi di Jalan Kerta Dalem Sari IV dan Jalan Jayagiri terdapat sejumlah penggiat usaha yang membuka gerainya, namun pengunjung terlihat sepi.

