Rabu (28/10) terpuruknya Indonesia akibat penambahan positif COVID-19 dengan penambahan yang meningkat drastis dengan total 400.483 pasien membuat pemerintah tak berhenti menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol yang telah ditetapkan. Lantas, bagaimanakah perkembangan COVID-19 selengkapnya?
Menurut hasil pemantauan tim Madyapadma online pukul 13.00 terkait perkembangan COVID-19, catatan kematian di Indonesia telah menembus angka 13.612 orang. Rupanya, hari in terdapat penambahan sebanyak 100 orang pasien yang menghembuskan napas terakhirnya. Lain halnya dengan Indonesia, di Bali sendiri telah menembus angka 380 orang dengan penambahan 1 orang yang merupakan warga Denpasar. Di sisi lain, pasien positif di Indonesia seluruhnya tercatat sebanyak 400.483 orang, ada tambahan 4.029 orang. Jika dibandingkan dengan Indonesia, pasien positif di Bali menembus angka 11.589 dengan tambahan 68 orang.
Kendati demikian, hari ini pasien pulih di Indonesia juga Bali menunjukkan peningkatan yang signifikan dari sebelumnya. Pada hari ini, pasien pulih di Indonesia hingga kini telah tercatat sebanyak 325.793 orang dengan penambahan 3.545 orang. Sedangkan, Bali sendiri mengalami penambahan sebanyak 36 pasien sembuh hari ini menjadi 10.397 orang. Setelah ditelusuri, tingkat fatalitas di Bali menurun 0,002% mencapai 3,297%. Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali, Indonesia mengalami penurunan sebesar 0,012% menjadi 3,399%.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada (28/10) roda perekonomian di Denpasar telah kembali berjalan dengan normal. Pada hari ini perekonomian di beberapa jalan raya seperti yang terlihat di Jl.Turi banjar Ceramcam berjalan seperti biasa walau keadaan jalan terlihat sepi, berbeda dengan perekonoman di Jl.Cekomaria no 37 yang terlihat stabil dengan beberapa toko yang tetap buka untuk berjualan. Selain itu, pada Jl. Dukuh, Jl. WR Supratman, Jl. Drupadi, serta Jl. Padma kondisi ekonomi nampak berjalan normal dengan beberapa toko yang kembali buka walaupun pengunjung tidak ramai seperti biasanya tetapi beberapa warung dan toko tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menyiapkan tempat cuci tangan. Pembeli dan pemilik toko juga tetap menjaga jarak antara satu sama lain.

