Senin (26/10), terus bertambah angka COVID-19 di Bali melambung tinggi. Penambahan angka kematian COVID-19 sebanyak 2 orang di daerah Gianyar Karangasem. Lalu bagaimanakah angka pada data COVID-19 lainnya? Simak berikut
Tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA melakukan pemantauan perkembangan COVID-19. Semakin terpuruk, Pulau Bali masih berupaya untuk meredam kasus Covid-19. Hari ini terangkum data sebanyak 67 kasus penambahan positif Covid-19 di Bali (total 11.456 orang). Meski angka penambahan harian kian menurun, namun tetap saja korban meninggal terus bertambah hingga hari ini berjumlah 375 pasien meninggal dengan tambahannya 2 orang masing-masing 1 orang di Gianyar dan Karangasem, dan di Kota Denpasar tetap di angka 72 orang pasien meninggal. Selain itu, dikabarkan data dari pasien sembuh terdapat 10.285 dengan tambahan 59 orang sembuh untuk Bali, lalu sebanyak 6 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 dengan total 2.927 orang di Kota Denpasar.
Tingkat fatalitas di Bali kini turun sejumlah 0,002% menjadi 3,273%. Sedangkan untuk di Kota Denpasar sendiri tingkat fatalitas juga turun sejumlah 0,016% dengan total 2,268%. Persenan tersebut diperoleh dari 67 orang dikatakan positif corona dan menjadikan angka positif COVID-19 di Bali menjadi 11.456 orang serta sebanyak 22 orang dengan total 3.174 pasien positif virus corona di Kota Denpasar.
Berdasarkan pantauan Tim Madyapadma pada Senin, 26 Oktober 2020 melaporkan situasi ekonomi di Denpasar berjalan normal. Sepert di JL Hayam Wuruk, JL Ahmad Yani Utara, dan JL Kejanti Warung sudah buka seperti biasa dan mematuhi protokol kesehatan seperti terdapat handsanitizer dalam warung dan penjual memakai masker. Begitu pula yang terlihat di JL Kerta Dalem Sari IV, terlihat beberapa pekerja bangunan dan pedagang warung kaki lima tetap berlalu lalang mengais rezeki. Berbeda dengan kondisi beberapa warung di sepanjang Jl Jayagiri yang hari ini terbilang relatif sepi.

