Senin (19/10), angka COVID-19 di Bali kembali melambung tinggi. Selain itu, korban nyawa pun bertambah sebanyak tiga orang. Lalu bagaimanakah angka pada data COVID-19 lainnya?
Sesuai hasil rangkuman data Tim Madyapadma online mengenai perkembangan COVID-19. Terdapat kabar jika tingkat fatalitas di Bali kini naik sejumlah 0,005% menjadi 3,216%. Sedangkan untuk di Kota Denpasar sendiri, tingkat fatalitas pula meningkat. Tepatnya, sebesar 0,014% dengan total 2,278%. Sementara itu, diperoleh data bila hari ini ada sebanyak 109 orang di Bali yang dinyatakan positif COVID-19. Angka ini kembali melonjak drastic tinimbang hari kemarin. Membuattotal kasus positif COVID-19 di Bali menjadi 10.881 orang. Penambahan 25 orang di antaranya merupakan kasus asal Denpasar Total pasien positif COVID-19 di Denpasar pun menjadi 3.028 kasus.
Semakin terpuruk, Pulau Bali terus berupaya meredam kasus Korona, namun tetap saja korban meninggal terus bertambah. Hingga hari ini total pasien yang meninggal dunia sejumlah 350 orang, dengan tambahannya dua orang dariBadung dan satu lainnya asal Denpasar. Selain itu, dikabarkan data dari pasien sembuh kembali meningkat, contohnya saja terdapat 100 tambahan pasien sembuh di Bali (total 9.683). Lalu, di kawasan Denpasar sebanyak 27 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 (total 2.777)
Berdasarkan pantauan Tim Madyapadma pada Senin, 19 Oktober 2020, kondisi perekonomian di Kota Denpasar telah berlangsung dengan normal. Situasi di JL Hayam Wuruk, Banjar Kepisah terlihat beberapa usaha sudah beroperasi seperti biasanya. Masyarakat tetap menggunakan salah satu alat perlindungan diri yaitu masker. Sedangkan di daerah JL Nusa Indah tampak ramai seperti kondisi semula, ekonomi berjalan normal, minimarket serta pedagang-pedagang lainnya juga sudah berjualan seperti sedia kala. Begitu pula yang terlihat di JL W.R Supratman dan JL Gatsu I. Roda ekonomi berjalan seperti biasa, warung serta rumah makan sudah mulai buka dan dapat dikunjungi dengan protokol kesehatan yang diterapkan.

