Rantai penyebaran COVID-19 di Bali memang masih belum terputus. Masih terus memakan korban. Bahkan hingga data terakhir, tercatat kasus COVID-19 di Denpasar telah menginjak angka 3.000 kasus. Bagaimanakah perkembangan data COVID-19 lainnya?
Berdasarkan data yang telah berhasil dirangkum oleh tim Madyapadma online, pada Minggu (18/10), catatan kematian di Bali kembali meningkat dibanding hari kemarin. Ada penambahan tiga korban COVID-19, yang masing-masing berasal dari Badung, Gianyar, dan Karangasem. Membuat daftar kematian meningkat menjadi 347 orang. Tingkat fatalitas di Bali pun meningkat pula sebesar 0.022%z, menjadi 3,221%. Kendati demikian, penambahan kasus positif di Bali mengalami penurunan jika melihat data kemarin yang berada di kisaran 90 kasus. Hari ini, ada sebanyak 74 orang di Bali yang dinyatakan positif COVID-19 dan keseluruhannya merupakan kasus transmisi lokal. Total jumlah positif pun bertambah menjadi 9.583 orang. Disisi lain, ada sebanyak 78 pasien yang hari ini dinyatakan pulih.
Sementara itu. Denpasar yang masih tergolong zona merah, hari ini terdapat 20 orang yang dinyatakan positif. Dengan begitu angka positid di Denpasar pun resmi menyentuh 3.000 kasus COVID-19. Tepatnya sebanyak 3.003 kasus. Kabar baiknya, tidak ada warga Denpasar yang meregang nyawa akibat COVID-19 (tetap 68 orang. Selain itu, ada sebanyak 31 pasien yang sudah sembuh, sehingga daftar sembuh Kota Denpasar meningkat menjadi 2.750 orang.
Berdasarkan pantauan tim Madyapadma online pada Minggu (18/10), kondisi perekonomian Kota Denpasar telah berlangsung normal. Banyak warung kecil yang membuka gerainya dengan menyiapkan fasilitas cuci tangan di muka. Hal itu dapat terlihat di Jl Turi, Jl Ahmad Yani Utara, Jl Gatot Subroto Tengah, Jl Gatot Subroto Timur, Jl SMA 3, Jl Sulatri, dan Jl Patih Nambi. Sementara itu beberapa pedagang di Jl Mulawarman dan Jl Noja terlihat sepi pembeli.

