Sabtu (17/10) Dari hari ke hari penambahan pasien positif COVID-19 di Bali kian meningkat. Karena hal tersebut tentunya meningkatkan kewaspaadaan masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah. Lantas, bagaimanakah perkembangan COVID-19 selengkapnya?
Menurut hasil pemantauan tim Madyapadma online pukul 13.00 terkait perkembangan COVID-19, catatan kematian di Bali telah mencapai angka 343 orang. Rupanya, hari ini terdapat satu orang pasien yang merupakan warga Denpasar menghembuskan napas terakhirnya. Sedangkan, di Denpasar sendiri telah menembus angka 68 orang. Di sisi lain, pasien positif di Bali seluruhnya tercatat sebanyak 10.697 orang, ada tambahan 91 orang karena kasus transmisi lokal. Dengan begitu, persentase transmisi lokal di Bali meningkat 0,04% menjadi 96,33% dengan total 10.304 kasus. Setelah ditelusuri, Denpasar dibandingkan dengan Bali telah menyumbangkan total 2.983 orang pasien positif, dengan peningkatan sebesar 29 orang.
Kendati demikian, hari ini pasien pulih di Bali juga Denpasar menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pasien pulih di Bali hingga kini telah tercatat sebanyak 9.505 orang dengan penambahan 99 orang setelah ditelusuri pada hari ini. Setelah dibandingkan dengan Bali, Denpasar sendiri mencatat penambahan sebanyak 30 pasien sembuh hari ini menjadi 2.719 orang. Kendati demikian, tingkat fatalitas di Bali mencapai angka 3,207% (turun 0,018%). Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali, Denpasar mengalami peningkatan sebesar 0,012% menjadi 2,280%
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada (17/10) roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan normal. Pada hari ini warung di sepanjang Jl Kejanti terlihat sudah kembali normal dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Tidak hanya warung-warung di pinggir jalan tetapi warung yang berada di sekitar gang juga sudah mulai beroperasi secara normal seperti yang terjadi di seputaran WR Supratman. Begitu pula keadaan di Jl Kembang Matahari tepatnya di sebelah Timur Pasar Ketapian, hanya terlihat beberapa pembeli dan pengguna jalan yang melintas. Sementara UD Wahyu yang terdapat di Jl Noja Dukuh keadaan ekonominya relatif sepi. Di lain sisi, kegiatan jual beli di pasar tradisional beroperasi normal, meski juga sepi pembeli.

