Virus mematikan ini masih berkutat di sekitar kita, jaga diri dengan tertib protokol kesehatan. Seolah tak puas akan banyaknya nyawa yang melayang, Covid-19 makin hari makin meraja. Provinsi Bali kembali kehilangan warganya.
Jumat (2/10), Hari Batik Nasional kali ini masih diwarnai nuansa kecemasan oleh adanya pandemi Covid-19. Jumlah pasien positif Covid-19 makin bertambah, pasien meninggal dunia pun terus meningkat. Berdasarkan hasil penelusuran tim Madyapadma online siang ini, Provinsi Bali sendiri kini telah tercatat menanggung sebanyak 9.150 orang pasien positif Covid-19 setelah mengalami penambahan sebanyak 130 orang. Jumlah pasien meninggal dunia pun turut meningkat. Sebanyak 6 orang kembali tumbang, hingga jumlah total pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Bali saat ini sudah menyentuh angka 258 jiwa. Tentunya hal ini juga dipicu oleh meningkatnya tingkat fatalitas penularan virus Covid-19 yang kali ini bertambah 0,022% dan kini totalnya mencapai 3,115%. Sementara itu jumlah transmisi lokal di Bali juga tergolong tinggi dengan persentase sebesar 95,70%. Namun patut kita syukuri karena total pasien sembuh pun mengalami peningkatan yang cukup baik drngan adanya penambahan sebanyak 91 orang, hingga total pasien sembuh di Bali saat ini mencapai 7.578 orang.
Kota Denpasar sebagai ibukota Bali pun menyumbang tidak sedikit jumlah pasien positif Covid-19 untuk Bali. Sampai saat ini Kota Denpasar terekam tengah menangani 2.492 orang pasien dengan tambahan 35 orang. Kabar duka juga datang dari 1 orang asal Denpasar yang meninggal dunia akibat Covid-19, dan total pasien meninggal di Kota Denpasar saat ini sudah mencapai 51 orang. Tidak terlepas dari meningkatnya tingkat fatalitas penularan virus Covid-19 sebanyak 0,012% , masyarakat harus tetap waspada dan jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan yang ada. Dengan jumlah transmisi lokal sebanyak 2.427 orang, kita harus semakin berhati-hati meskipun total pasien sembuh di Kota Denpasar sendiri saat ini mencapai 2.237 orang dengan tambahan 17 orang.

