Senin (28/09), jumlah pasien terinfeksi COVID-19 di Bali terus bertambah. Begitu pula dengan angka kematian COVID-19 yang kembali bertambah sebanyak 9 orang di daerah Tabanan, Karangasem, Gianyar, Denpasar, dan Buleleng. Lalu bagaimanakah data COVID-19 lainnya? Simak berikut
Tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA melakukan pemantauan perkembangan COVID-19. Pulau Dewata semakin terpuruk atas penambahan korban meninggal karena COVID-19, terdapat total 264 pasien meninggal dengan tambahannya 9 orang. Rupanya korban jiwa tersebut berasal dari Denpasar sebanyak 2 (dua) orang, di Buleleng sebanyak 1 (satu) orang, Gianyar 2 (dua) orang, Tabanan 2 (dua) orang, dan Karangasem 2 (dua) orang. Angka tersebut membuat tingkat fatalitas di Bali naik sejumlah 0,068% menjadi 3,056%. Tidak hanya kasus pasien meninggal yang meningkat, namun didapatkan lagi sebanyak 107 orang terkonfirmasi positif COVID-19 pada hari ini karena perjalanan dalam daerah. Hal tersebut menjadikan angka positif COVID-19 di Bali menjadi 8.640 orang serta 8.245 orang diantaranya terinfeksi akibat transmisi lokal dengan persentase 95,45% (naik 0,08%).
Sedangkan untuk di Kota Denpasar sendiri terdapat penambahan sebanyak 32 orang positif COVID-19 dengan jumlah keseluruhan 2.353 pasien. Selaras dengan hal tersebut, persentase transmisi lokal di Denpasar kembali meningkat 0,04% menjadi 97,24% dengan total 2.288 kasus transmisi lokal. Di samping itu, kasus kematian Denpasar seluruhnya tercatat sebanyak 47 orang dengan tingkat fatalitas 1,997% (naik 0,058%). Di lain sisi terdapat kabar gembira dari pasien yang sembuh, terdapat 7.126 dengan tambahan 139 pasien sembuh untuk Bali, serta sebanyak 38 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 dengan total 2.140 orang di Kota Denpasar.

