Hingga kini harapan masyarakat Indonesia agar Covid-19 segera sirna, belum juga terwujud. Mirisnya, Jumat (25/9) Indonesia mencatat rekor pasien positif Covid-19 yang baru. Jumlah pasien meninggal dunia pun terus berjatuhan. Masihkah bisa Indonesia berharap lebih?
Semakin hari semakin meninggi, angka jumlah pasien positif Covid-19 semakin meledak-ledak. Indonesia tak dapat dikatakan aman lagi bagi warganya yang masih berani melanggar protokol kesehatan. Berdasarkan hasil penelusuran tim Madyapadma online diperoleh data kenaikan jumlah pasien Covid-19 di Indonesia sebanyak 4.823 orang yang membuat total pasien positif Covid-19 di Indonesia saat ini sudah mencapai 266.845 orang. Lebih parahnya lagi, hari ini tercatat 113 pasien Covid-19 yang baru saja meregang nyawa di Indonesia. Tak main-main, karena jumlah total pasien meninggal dunia di Indonesia hingga saat ini telah menginjak angka 10.218 jiwa. Meskipun demikian, ternyata secercah harapan masih datang dari tingkat fatalitas penularan virus Covid-19 di Indonesia yang terekam mengalami penurunan sehingga saat ini menjadi 3,829%. Selain itu, jumlah pasien sembuh juga tercatat mengalami peningkatan yang terbilang tinggi yakni bertambah sebanyak 4.343 orang dengan total 196.196 orang.
Lantas, bagaimana kabar Pulau Dewata yang biasanya jadi pusat destinasi wisata Indonesia? Sampai saat ini, pulau Bali terpantau tengah menangani sejumlah 8.390 orang pasien positif Covid-19, dan telah tercatat dengan 246 orang pasien meninggal dunia yang mengalami kenaikan sebanyak 4 orang. Meningat jumlah pasien positif Covid-19 yang terus meningkat dan diiringi tingkat fatalitas penularan virus Covid-19 sebesar 2,932% , seharusnya kesadaran masyarakat Bali mulai meningkat. Ditambah lagi dengan jumlah transmisi lokal yang kini totalnya mencapai 7.996 orang. Namun, jangan berhenti berharap untuk wabah ini segera berlalu sembari meningkatkan kesadaran akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, karena jumlah pasien sembuh Covid-19 di Bali pun mengalami penambahan dan saat ini mencapai 6.828 orang.

