Senin (21/09), angka COVID-19 di Bali melambung tinggi. Hari ini pula, terdapat penambahan angka kematian COVID-19 sebanyak 6 orang di daerah Tabanan, Karangasem, Badung, dan Buleleng. Lalu bagaimanakah angka pada data COVID-19 lainnya? Simak berikut
Tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA melakukan pemantauan perkembangan COVID-19. Pulau Dewata semakin terpuruk atas penambahan korban meninggal karena COVID-19, terdapat total 223 pasien meninggal dengan tambahannya 6 orang, di daerah Denpasar tidak ada tambahan sehingga seluruhnya tetap berjumlah 43 orang. Sedangkan, catatan kematian hari ini diketahui merupakan warga di Buleleng sebanyak 1 (satu) orang, Gianyar 2 (dua) orang, Tabanan 1 (satu) orang, Karangasem 1 (satu) orang, dan Badung juga 1 (satu) orang. Angka tersebut membuat tingkat fatalitas di Bali naik sejumlah 0,04% menjadi 2,827%. Sedangkan untuk di Kota Denpasar sendiri tingkat fatalitas turun sejumlah 0,019% dengan total 1,918%.
Tidak hanya kasus pasien meninggal yang meningkat, namun didapatkan lagi sebanyak 139 orang dinyatakan positif COVID-19 yang menjadikan angka positif COVID-19 di Bali menjadi 7.889 orang. Usut punya usut, seluruh pasien yang terinfeksi virus Sars-CoV-2 pada hari ini berasal dari kasus transmisi lokal. Dengan begitu, persentase transmisi lokal Bali naik 0,09% menjadi 95,01%. Selain itu, di Denpasar terdapat penambahan sebanyak 21 orang dengan total 2.188 pasien positif COVID-19. Sama seperti Bali, persentase transmisi lokal Denpasar juga meningkat 0,03% menjadi 97,03%. Di lain sisi terdapat kabar gembira dari pasien yang sembuh, terdapat 6.418 dengan tambahan 80 orang sembuh untuk Bali, serta sebanyak 16 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 dengan total 1.918 orang di Kota Denpasar.

