Rabu (9/9) Bali memecahkan rekor penambahan kematian harian tertinggi akibat COVID-19. Hal tersebut tentunya semakin meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap virus Sars-CoV-2 dengan semakin mematuhi protokol kesehatan yang sudah dibuat oleh pemerintah. Lantas, bagaimanakah perkembangan COVID-19 lainnya?
Menurut hasil pemantauan tim Madyapadma online pukul 13.00 terkait perkembangan COVID-19, catatan kematian di Bali telah mencapai angka 143 orang. Rupanya, catatan kematian hari ini bertambah 14 orang yang merupakan 2 warga Denpasar, 2 warga Badung, 2 warga Gianyar, 3 warga Buleleng, 1 warga Tabanan, 2 warga Karangasem,dan 2 warga Bangli menghembuskan napas terakhirnya. Penambahan tersebut merupakan rekor tertinggi. Di sisi lain, pasien positif di Bali seluruhnya tercatat sebanyak 6.724 orang, ada tambahan 174 orang karena kasus transmisi lokal. Dengan begitu, persentase transmisi lokal di Bali naik 0,17% menjadi 94,19% dengan total 6.329 kasus. Setelah ditelusuri, Denpasar menyumbangkan total 1.909 orang, terdapat tambahan 46 orang. Persentase transmisi lokal Denpasar seluruhnya berjumlah 11.844 dengan persentase 96,50% (naik 0,04%).
Kendati demikian, hari ini pasien pulih di Denpasar juga Bali menunjukkan peningkatan. Pasien pulih di Bali hingga kini telah tercatat sebanyak 5.322 orang dengan penambahan 97 orang pada hari ini. Denpasar sendiri mencatat penambahan 9 (sembilan) pasien sembuh hari ini sehingga totalnya menjadi 1.643 orang. Selain itu, catatan kematian di Denpasar 30 orang dengan tambahan 2 orang. Alhasil, tingkat fatalitas di Denpasar menunjukkan angka 1,572% (naik 0,069%). Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali 2,157% naik 0,158%.

