Tujuh orang pasien asal Bali telah dinyatakan meninggal dunia. Minggu (6/9) Bali harus menerima berita duka, ditambah lagi jumlah kasus positif yang masih terus bertambah. Lantas bagaimana dengan perkembangan data COVID-19 lainnya?
Minggu (6/9) pukul 13.00 hasil pemantauan data oleh tim Madyapadma online menunjukkan adanya penambahan jumlah pasien asal Bali yang meregang nyawa yakni sebanyak 7 orang dengan total kini 106 orang. Diketahui 2 diantaranya merupakan pasien asal Denpasar, satu diantaranya berasal dari Badung, dua pasien asal Gianyar, dan dua orang pasien asal Bangli juga bernasib sama. Dengan penambahan 2 orang tersebut, tercatat pasien meninggal dunia asal Denpasar hingga hari ini bertotal 26 orang. Dengan demikian, tingkat fatalitas di Bali mengalami kenaikan sebesar 0,076% menjadi 1,706%, dan tingkat fatalitas di kota Denpasar pun menanjak 0,089% menjadi 1,453% (sebagai pembanding tingkat fatalitas di Indonesia : 4,134% dan di dunia : 3,264%). Naasnya, kini jumlah pasien positif di Bali juga kembali mengalami peningkatan sebanyak 141 orang dengan total 6.123 pasien. Perkembangan di kota Denpasar pun serupa, sebanyak 31 orang dinyatakan positif sehingga totalnya 1.790.
Kabar baiknya, jumlah pasien sembuh di Bali juga mengalami peningkatan. Hari ini, sebanyak 90 orang pasien telah dinyatakan pulih dengan total 5.017 orang. Di Denpasar sendiri pasien sembuh juga telah bertambah sebanyak 27 orang sehingga menjadi 1.608 orang hingga hari ini. Meski begitu transmisi lokal Bali dinyatakan meningkat 0,15% sehingga menjadi 93,71% (ada penambahan 141 orang). Denpasar pun mengalami peningkatan persentase transmisi lokal sebesar 0,07% menjadi 96,37% (ada penambahan 31 orang) . Untuk kasus konfirmasi hari ini bertambah sebanyak 30 orang sehingga totalnya kini mencapai 5.075 orang. Jumlah kasus suspek pun bertambah sebanyak 5 orang, dengan total 183 orang. Sedangkan, jumlah orang dengan kontak erat hari ini tidak ada penambahan sehingga tetap berjumlah 407 orang.

