Walau berbalut suasana pandemi, bukan berarti laju penyerahan tongkat kepemimpinan akan berhenti. Selama hampir tiga minggu, seleksi kepengurusan Madyapadma Journalistic Park tahun 2020/2021 bergulir lalui tahap demi tahap. Siapakah yang berakhir menyandang gelar Pemimpin Umum Madyapadma?
Kini Madyapadma Journalistic Park siap membuka lembaran baru. Apa yang telah diampu, akan dilanjutkan oleh generasi penerus. Tentu dengan coretan warna-warna tersendiri. Terhitung sedari tanggal 15 Agustus hingga 4 September 2020, anggota Madyapadma angkatan 43 menghadapi lika-liku seleksi kepengurusan tahun 2020/2021. Ada sebanyak 44 peserta seleksi yang telah mengerahkan kemampuan terbaiknya pada tahap pertama. Hingga satu per satu hanyut disapu oleh empat tahapan seleksi.
“Seleksi ini diatur biar fleksibel dan tidak memakan banyak waktu. Masing-masing tahap itu memfokuskan hal yang berbeda-beda, dimana tahap satu pada skill mereka, tahap dua dan tiga menyangkut wawasan, dan tahap empat tentang kepemimpinan,” ujar Ni Made Yani Savitri Devi selaku Pemimpin Umum Madyapadma angkatan 42. Suasana seleksi yang diadakan kali ini pun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mengingat pandemi COVID-19 yang masih menghantam tanah air. “Tentu pelaksanaannya serba online dan dikejar pihak sekolah karena info pelengseran yang mendadak. Jadi semua tugas seleksi dirancang agar bisa dikerjakan dari rumah” jelas Yani Savitri via daring.
Seleksi kepengurusan pun berakhir dengan menyisakan 18 orang terpilih yang berhasil mendaki hingga di titik pos akhir. Lantas terpilih pula tiga besar terbaik yang akan memperebutkan posisi Pemimpin Umum Madyapadma. Yakni, Agung Sri Anindya Swari, Benedicta J.W. Kuspadmarini, dan Ni Putu Gesika Hilliana Dewi.
Pada Sabtu (05/09) pemilihan Pemimpin Umum Madyapadma resmi digelar secara daring dengan menggunakan sistem distrik. Melibatkan seluruh anggota Madyapadma dalam menyuarakan hak pilihnya melalui google form. Terdapat dua distrik dalam pemilihan ini, distrik 1 mewakilkan suara angkatan 42, sementara distrik 2 mewakilkan suara angkatan 43. Proses pemilihan ini berlangsung semenjak pukul 17.00 WITA sampai 19.00 WITA.
Dengan dimulai dari pelaksanaan orasi masing-masing kandidat secara daring. Berkesempatan menyampaikan visi dan misi, jika di penghujung hari berhasil terpilih sebagai pemimpin umum. “Menjadikan Madyapadma sebagai pers yang independen dan juga terpercaya, dan juga sebagai wadah kreativitas bagi anggotanya dalam era digital,” ujar Agung Sri Anindya Swari (16) menyampaikan visi sebagai kandidat nomor urut satu.
Seusai orasi, pemilihan pun segera dilakukan. Pada distrik 1, menunjukkan sejumlah 92,3% dari total pemilih sebanyak 24 orang telah menggunakan hak suaranya. Dengan hasil, Agung Sri Anindya Swari mendapat 4 suara, Benedicta J.W. Kuspadmarini mendapat 8 suara, dan Ni Putu Gesika Hilliana Dewi mendapat 12 suara. Sehingga, kandidat Ni Putu Gesika Hilliana Dewi dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilihan pada distrik 1.
Sementara pada distrik 2, menunjukkan sebesar 100% dari total pemilih sebanyak 44 orang telah menggunakan hak suaranya. Setelah dikalkulasi, Agung Sri Anindya Swari memperoleh 13 suara, Benedicta J.W. Kuspadmarini memperoleh 10 suara, dan Ni Putu Gesika Hilliana Dewi memperoleh 21 suara. Pada perhitungan suara di distrik 2, kandidat Ni Putu Gesika Hilliana Dewi pun juga berhasil mendapatkan suara terbanyak. Perolehan mayoritas suara pada kedua distrik tersebut, membawakan kesimpulan akhir dalam seleksi kepengurusan tahun ini, Dengan terpilihnya Ni Putu Gesika Hilliana Dewi sebagai Pemimpin Umum Madyapadma Journalistic Park tahun kepengurusan 2020/2021.

