Selasa (25/8) Bali kembali diterjang kabar duka sebab virus Sars-CoV-2 kembali merenggut nyawa seorang pasien di Bali. Hal ini tentunya menambah daftar korban jiwa akibat COVID-19. Lantas, bagaimanakah perkembangan data COVID-19 lainnya?
Hasil pemantauan tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA menunjukkan catatan kematian di Bali bertambah seorang menjadi 55 orang. Setelah Senin (24/8) kemarin seorang pasien asal Gianyar dinyatakan meninggal dunia. Kini, seorang pasien positif yang merupakan warga Bangli menghembuskan napas terakhirnya. Hal ini membuat tingkat fatalitas di Bali naik 0,002% menjadi 1,182%. Berbeda dengan tingkat fatalitas di Denpasar yang menyusut 0,006% menunjukkan angka 0,970% dengan total 15 kasus kematian akibat COVID-19.
Di lain sisi, jumlah pasien terjangkit virus Sars-CoV-2 di Bali telah mencapai angka 4.651 orang, terdapat tambahan 74 orang. Usut punya usut, 74 diantara penambahan hari ini terinfeksi karena perjalanan dalam daerah. Dengan begitu, persentase transmisi lokal Bali naik 0,11% menjadi 91,52% dengan keseluruhan 4.258 kasus. Kota Denpasar sendiri hari ini mencatat tambahan 9 (sembilan) pasien positif karena transmisi lokal. Alhasis total pasien positif COVID-19 menjadi 1.546 orang dengan 1.481 kasus transmisi lokal. Persentase transmisi lokal di Kota Denpasar pun meningkat 0,03% menginjak angka 95,80%.
Kabar baiknya, Denpasar juga Bali hari ini sama-sama menambah catatan kepulihan. Pasien pulih di Bali seluruhnya berjumlah 4.058 dengan penambahan 51 orang pada hari ini. Dimana, 6 (enam) diantara penambahan pasien pulih tersebut merupakan warga Denpasar. Dengan begitu, terdapat total 1.443 pasien yang terbebas dari COVID-19 di Denpasar. Sementara itu kasus konfirmasi di Denpasar bertambah sebanyak 24 orang, hingga kini menjadi 4.744 orang. Hal yang sama terjadi pada orang dengan kontak erat bertambah seorang menjadi 400 orang. Kasus suspek hingga kini tercatat sebanyak 170 orang (ada penambahan 1 orang).
Sesuai hasil pantauan tim Madyapadma pada Selasa (25/8), kondisi toko-toko di Jl. Sekar Sari Gg. Kapit Yeh, Jl. Tukad Yeh Aya IX, dan di seberang Jl. WR Supratman no. 200 tergolong sepi pengunjung. Sementara keadaan yang cukup ramai terlihat di Jl. Kecubung, Jl. Siulan, dan Jl. Kerta Dalem Sari IV. Sedangkan di sebuah gerai di Jl. Noja Perumahan Citramas tampak ramai pengunjung sebab disekelilingnya tak terdapat pesaing usaha lain. Toko-toko yang berada di Jl. Trijata dan Wijaya Kusuma juga terlihat ramai pembeli.

