Selasa (18/8), kabar duka menghampiri Bali. Sebab seorang pasien terjangkit COVID-19 di Denpasar dinyatakan meninggal dunia. Di sisi lain, peningkatan jumlah pasien COVID-19 harian tertinggi berada di Gianyar. Bagaimana perkembangan COVID-19 lainnya?
Berdasarkan data dari hasil pemantauan tim Madyapadma online siang ini pukul 13.00 WITA, kabar buruk datang dari Denpasar. Seorang pasien terkonfirmasi meninggal dunia hingga totalnya kini mencapai 15 orang. Dengan demikian terdata bahwa tingkat fatalitas Kota Denpasar sampai hari ini mencapai 1,018% yang mana mengalami peningkatan sebesar 0,064%. Sementara itu, Gianyar menjadi kabupaten penyumbang pasien positif COVID-19 terbanyak bagi Bali. Sedangkan Kota Denpasar sendiri mencatat penambahan jumlah pasien COVID-19 sebanyak 7 orang hingga kini total kasus di Denpasar menjadi 1.469 kasus. Sama halnya dengan tingkat fatalitas penularan COVID-19 di Denpasar, persentase transmisi lokal Kota Denpasar pun mengalami peningkatan, yakni sebanyak 0,02% dan saat ini mencapai 95,59%. Angka kesembuhan pasien COVID-19 kini menembus 1.370 orang setelah bertambah 3 orang.
Selaras dengan itu, jumlah pasien positif COVID-19 di Bali pun secara otomatis bertambah. Kini angkanya sudah mencapai 4.159 kasus dengan penambahan 48 orang pada hari ini. Persentase transmisi lokal pun menjadi 90,57% terdapat peningkatan sebanyak 0,15% dengan total 3.765 kasus. Kabar baiknya, jumlah penambahan angka pasien sembuh terus bertambah hingga saat ini menyentuh angka 3.648 orang. Namun demikian, angka korban jiwa pun ikut bertambah menjadi 52 orang karena adanya penambahan 1 orang dari Denpasar. Seiring dengan data tersebut, persentase tingkat fatalitas penularan COVID-19 di Bali mengalami kenaikan sebesar 0,01% dan totalnya kini mencapai 1,250%.
Hasil pemantauan tim Madyapadma pada Selasa (18/8) menunjukkan toko-toko yang ada di seputaran Denpasar buka. Kendati begitu tak semua gerai terlihat ramai pembeli. Seperti halnya usaha laundry di Jl. Tukad Yeh Aya IX G yang tampak sepi. Sama halnya dengan toko-toko di Jl. Kaswari, Jl. SMA 3, Jl. Sekar Sari Gg. Kapit Yeh, dan Jl. Gandapura yang juga belum terdapat banyak interaksi antara penjual dengan pembeli. Berbeda dengan situasi gerai yang berada di Jl. Noja Perumahan Citra Mas dan Jl. Siulan Perumahan Siulan Permai terlihat terdapat banyak pengunjung. Di seberang Jl. WR Supratman no. 200 pun terlihat 2 pedagang kecil juga 2 bengkel yang ramai pengunjung. Selain itu, beberapa toko terlihat tutup di siang hari dan membuka gerainya pada malam hari.

