Minggu (16/8) jumlah pasien sembuh di Bali akhirnya melampaui jumlah pasien positif. Tetapi, Bali kini harus menghadapi kabar duka dengan meninggalnya salah seorang pasien asal Buleleng. Lantas, bagaimanakah informasi perkembangan COVID-19 selengkapnya?
Sesuai hasil pemantauan tim Madyapadma online Minggu (16/8) pada pukul 13.00 WITA, hari ini jumlah pasien positif di Bali bertambah sebanyak 41 orang dengan total 4.066 orang. Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh justru bertambah lebih banyak yaitu 46 orang, sehingga bertotal 3.578 orang. Meski begitu, hari ini Provinsi Bali dikejutkan dengan kabar duka meninggalnya salah seorang pasien dari Kabupaten Buleleng. Pasien tersebut diketahui adalah Guru Besar Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Prof. Dr. A.A. Istri Ngurah Marhaeni. Prof. Marhaeni sebelumnya masuk ke RSUP Sanglah pada tanggal 12 Agustus. Kemudian pasien meninggal pada tanggal 15 Agustus 2020. Dikatakan almarhumah memiliki penyakit penyerta Acute Kidney Injury (AKI) stadium I atau gagal ginjal akut. Dengan itu, jumlah pasien meninggal di Bali pun bertambah menjadi 51 orang. Tingkat fatalitas pun turut bertambah sebesar 0,012% menjadi 1,254% (sebagai pembanding tingkat fatalitas di Indonesia : 4,407% dan di dunia : 3,556%).
Berita baik dari kota Denpasar, hari ini jumlah pasien pulih bertambah sebanyak 8 orang dengan total 1.357 orang. Sedangkan jumlah kasus positif bertambah sebanyak 7 orang sehingga menjadi 1.462 orang. Ini berarti jumlah pasien sembuh Denpasar juga melampaui adanya pertambahan kasus. Belum terlihat penambahan jumlah pasien yang meregang nyawa, sehingga tingkat fatalitas Denpasar menciut 0,004% menjadi 0,958% (sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali : 1,254% di Indonesia : 4,407% dan di dunia : 3,556%). Terdapat 5 desa/kelurahan yang melaporkan adanya penambahan kasus positif, Sementara 38 desa/kelurahan nihil penambahan kasus baru. Sayangnya, persentasi transmisi lokal di Denpasar hari ini naik 0,02% menjadi 95,55%. Persentasi transmisi lokal di Bali pun mengalami peningkatan sebesar 0,1% sehingga menjadi 90,36%. Untuk kasus konfirmasi hari ini bertambah sebanyak 26 orang sehingga totalnya kini mencapai 4.518 orang. Sedangkan jumlah kasus suspek hari ini tidak mengalami penambahan, tetap berjumah 161 orang. Lain halnya dengan catatan kontak erat yang kini mengalami pengurangan sebanyak 2 orang dengan total 395 orang.

