Persentase transmisi lokal Bali pada Jumat (14/8) telah menembus angka 90,10%. Hal tersebut tentunya menjadi tamparan bagi masyarakat Bali untuk lebih mengindahkan protokol kesehatan. Lantas, bagaimanakah data COVID-19 selengkapnya?
Sesuai pemantauan data tim Madyapadma online pukul 13.00 WITA, hari ini persentase transmisi lokal di pulau dewata menanjak 0,13% mencapai angka 90,10% dengan total 3.587 kasus. Hari ini pula tercatat 53 pasien positif COVID-19 yang mana seluruhnya terpapar akibat perjalanan dalam daerah. Alhasil total pasien COVID-19 di Bali berjumlah 3.981 orang. Denpasar sendiri hari ini menyumbangkan 8 (delapan) pasien terjangkit COVID-19 (total 1.449). Di samping itu, persentase transmisi lokal di Denpasar juga bertambah 0,02% menjadi 95,51%.
Sementara itu, catatan kematian di Denpasar juga Bali jumlahnya tetap. Kasus di Denpasar berjumlah 14 orang. Sedangkan kasus kematian di Bali berjumlah 50 orang. Dengan begitu, tingkat fatalitas di Denpasar pun turun 0,006% menjadi 0,966%. Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali 1,256% (turun 0,014%). Kabar baik lainnya, jumlah pasien sembuh di Bali meningkat 59 orang menjadi 3.484 orang. Dimana, 1.333 pasien sembuh diantaranya merupakan warga Denpasar. Di sisi lain, kasus konfirmasi di Denpasar bertambah sebanyak 17 orang, hingga kini menjadi 4.448 orang. Lain hal dengan catatan kontak erat yang jumlahnya berkurang seorang menjadi 391 orang.
Hasil pantauan tim Madyapadma pada (14/8) menunjukkan aktivitas ekonomi di Denpasar berjalan seperti biasa. Telah banyak toko-toko yang buka. Seperti yang terlihat di Jl. Wijaya Kusuma, Jl. Gandapura, Jl. Kenyeri Gg. Kemuning II, Jl. Tulip, Jl. Turi, Jl. Kecubung, Jl. SMA 3, dan Jl. Sekar Tunjung VIII. Bahkan di sebuah toko handphone di Jl. Gandapura Gg. III tampak ramai pembeli. Kendati begitu sesuai arahan dari kepala desa setempat, usaha tersebut kini tutup lebih awal. Sama halnya dengan kondisi di Jl. Kenyeri Gg. Rampai yang toko-tokonya didatangi banyak pembeli. Sementara beberapa gerai di kawasan Denpasar terlihat masih sepi pengunjung. Di seberang Jl. WR Supratman no.200 pun terlihat dua pedagang kecil juga dua bengkel yang ramai pengunjung. Tak lupa, protokol kesehatan tetap dilaksanakan (Tim Madyapadma).

