COVID-19 tak henti menjangkiti masyarakat. Hingga kini, Rabu (29/07) virus Sars-Cov2 masih aktif menyebar di seluruh pelosok Bali. Kendati tidak banyak, Bali kini mendapat penambahan pasien positif sebanyak 61 orang. Jumlah ini telah turun dari rekor tertinggi yang pernah dicapai Bali yaitu 136 orang. Lantas bagaimana dengan perkembangan COVID-19 lainnya?
Perkembangan COVID-19 di Bali masih terus mengalami peningkatan. Selaras dengan hasil pemantauan data oleh tim Madyapadma online pada Rabu (29/7) pukul 13.00 yang menunjukkan total kasus positif COVID-19 di Bali telah menginjak angka 3.311 orang (ada tambahan 61 orang). Rupanya semua penambahan tersebut terjangkit akibat transmisi lokal, sehingga kasus transmisi lokal seluruhnya terdapat 2.920 orang. Persentase transmisi lokal pun meningkat 0,22% menjadi 88,19%. Beruntungnya, 84 pasien hari ini dinyatakan pulih, total 2.920. Kasus kematian di pulau dewata pun menetap di angka 49 orang.
Sementara, Kota Denpasar hari ini mencatat penambahan 19 pasien COVID-19 yang terjangkit akibat transmisi lokal. Dengan begitu, total terdapat 1.282 pasien positif dengan 1.217 diantaranya terinfeksi karena kasus perjalanan dalam daerah. Sejalan dengan hal tersebut, persentase tranmisi lokal Kota Denpasar pun kembali menanjak 0,08% menjadi 94,93%. Kabar baiknya, catatan kepulihan telah mencapai angka 1.066 orang (ada tambahan 46 orang). Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia tercatat sebanyak 14 orang, tak terdapat penambahan pada hari ini.
Alhasil, tingkat fatalitas Kota Denpasar pun menyusut 0,02% menjadi 1,09%. Sama halnya dengan tingkat fatalitas di Bali yang juga turun 0,03% menunjukkan angka 1,48%. Di sisi lain, Orang Dalam Pantauan (ODP) hanya bertambah 1 orang sehingga kini totalnya menjadi 372 orang. Hal yang sama juga terjadi pada Orang Tanpa Gejala (OTG), yang bertambah sebanyak 27 orang, hingga kini totalnya 3.841 orang. Sedangkan hal berbeda terjadi pada Pasien Dalam Pantauan yang berkurang sebanyak 2 orang sehingga kini hanya 140 orang (Tim Madyapadma).

