Hari demi hari berlalu, dengan harapan pandemi akan berakhir. Pada Selasa (28/07) Denpasar mencatat penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 10 orang. Jumlah yang kian lama kian menurun ini, membuat kelegaan tersendiri di hati masyarakat. Lantas bagaimana dengan data COVID-19 lainnya?
Selasa (28/7), jumlah kasus COVID-19 di Denpasar juga Bali mengalami penyusutan dibanding hari kemarin. Sesuai hasil pantauan tim Madyapadma online pukul 13.00 penambahan pasien positif di Denpasar hanya berjumlah 10 orang sehingga totalnya menjadi 1.263 orang. Usut punya usut, seluruh penambahan tersebut berasal dari kasus transmisi lokal. Sejalan dengan hal tersebut, persentase transmisi lokal Denpasar meningkat 0,04% menjadi 94,85%. Sedangkan, di Bali pasien positif COVID-19 telah menginjak angka 3.250 orang dengan tambahan 30 orang yang seluruhnya terjangkit akibat transmisi lokal. Alhasil, total kasus transmisi lokal di Bali tercatat sebanyak 2.859 orang. Persentase tranmisi lokal di Bali pun menunjukkan angka 87,97% (naik 0,11%).
Di sisi lain, catatan kematian di Denpasar tetap berjumlah 14 orang. Begitu pula dengan kasus kematian di Bali yang tak terdapat penambahan, menetap di angka 49 orang. Kabar baik lainnya, hari ini pulau dewata mencatat penambahan pasien pulih sebanyak 57 orang. Setelah ditelusuri, ternyata 23 diantaranya merupakan warga Kota Denpasar. Dengan begitu, jumlah pasien sembuh di Bali seluruhnya terdapat sebanyak 2.627 orang. Sementara total pasien yang telah terbebas dari virus Sars-CoV-2 berjumlah 1.020 orang.
Kasus konfirmasi di Denpasar bertambah sebanyak 5 (lima) orang, hingga kini menjadi 3.814 orang. Hari ini pula, terdapat penambahan seorang kasus suspek menjadi 142 kasus. Berbeda dengan orang dengan kontak erat yang jumlahnya tak bertambah, tetap 371 orang. Tingkat fatalitas di Denpasar pun turun 0,01% menjadi 1,11%. Sama halnya dengan tingkat fatalitas di Bali 1,51% turun 0,01.
Hasil pantauan Tim Madyapadma pada Selasa (28/07) ruas-ruas jalan kembali terlihat ramai oleh pengendara. Seperti yang terlihat di Jl. Cokroaminoto, Jl. Ahmad Yani Utara, Jl. Imam Bonjol, Simpang Enam, Jl. Diponegoro, Jl. Thamrin, Jl. Setia Budi, Jl. Gatot Subroto Timur, Jl. Raya Sesetan, Jl. Hayam Wuruk, Jl. W.R. Supratman, Jl. Gatot Subroto 1, dan Jl. Hang Tuah. Hal berbeda terlihat di Jl. Wijaya Kusuma, Jl. Bukit Tunggal, Jl. Ahmad Yani Selatan, Jl. Gunung Mandalawangi, Jl. Pulau Singkep, Jl. By Pass Ngurah Rai, Jl. Pulau Serangan, Jl. Jayagiri, Jl. Siulan, Jl. Tukad Yeh Aya IX G, Jl. Kembang Matahari, Jl. Gandapura, dan Jl. Sekar Sari Gg. Kapit Yeh terlihat sepi dari kendaraan yang melintas. Sementara itu di Jl. Pulau Biak, Jl. Nusakambangan, Jl. Pulau Kawe, Jl. Trijata, Jl. Pulau Saelus, dan Jl. Pulau Moyo hanya terlihat beberapa pengendara yang melintas (Tim Madyapadma).

