Angin sejuk kembali berhembus untuk Bali. Pada Minggu (26/07), Bali mencatat penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 43 orang. Angka tersebut turun sebanyak 13 orang dari hari kemarin. Kendati begitu, penurunan tersebut tidak terlalu signifikan. Lantas bagaimana dengan perkembangan COVID-19 lainnya?
Menurut hasil pemantauan perkembangan data COVID-19 oleh tim Madyapadma online pada Minggu (26/7) pukul 13.00 WITA, penambahan pasien positif hari ini jumlahnya sedikit menyusut dibandingkan hari kemarin. Pasien positif COVID-19 hari ini bertambah sebanyak 43 orang menjadi 3.158 orang. Rupanya, semua penambahan pasien tersebut berasal dari kasus transmisi lokal, sehingga total kasus transmisi di pulau dewata berjumlah 2.768 orang. Sejalan dengan itu, persentase transmisi lokalnya pun meningkat 0,17% menjadi 87,65%.Beruntungnya lagi, jumlah pasien yang telah terbebas dari COVID-19 di Bali seluruhnya menunjukkan angka 2.489 orang, terdapat penambahan 81 orang pada hari ini. Catatan kematian di Bali menetap di angka 49 jiwa.
Sementara, keadaan di Kota Denpasar juga tak jauh berbeda. Pasien terjangkit COVID-19 seluruhnya berjumlah 1.230 orang (ada tambahan 18 orang). Persentase transmisi lokalnya pun naik 0,08% menjadi 94,72% dengan total 1.165 kasus transmisi lokal. Di sisi lain, jumlah pasien pulih di Denpasar bertambah 47 orang, total 963 orang. Jumlah pasien yang meninggal dunia tak mengalami penambahan, masih berjumlah 14 orang.
Kasus konfirmasi di Denpasar bertambah sebanyak 24 orang, hingga kini menjadi 3.758 orang. Peningkatan juga terlihat pada kasus suspek. Total kasus suspek telah tercatat sebanyak 133 orang (ada penambahan 3 orang). Berbeda dengan orang dengan kontak erat yang jumlahnya tetap sebanyak 368 orang. Kabar lainnya, tingkat fatalitas di Denpasar menyusut 0,02% menjadi 1,14%. Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Bali 1,55% (turun 0,02%).
Berdasarkan pantauan Tim Madyapadma pada Minggu (26/07), beberapa ruas jalan protokol sudah kembali disesaki kendaraan. Seperti yang terlihat di Jl. Hayam Wuruk, Jl. W.R. Supratman, Jl. Patimura, Jl. Gatot Subroto Timur, Jl. Sari Gading, Jl. Cokroaminoto, Jl. Ahmad Yani Utara, Jl. Imam Bonjol, Jl. Teuku Umar, Jl. Diponegoro, Jl. Thamrin, Jl. Wahidin, Jl. Setia Budi, dan Jl. Trijata. Hal yang berbeda terlihat di Jl. Wijaya Kusuma, Jl. Bukit Tunggal, Jl. Ahmad Yani Selatan, Jl. Gunung Mandalawangi, Jl. Pulau Singkep, Jl. By Pass Ngurah Rai, Jl. Pulau Serangan, Jl. Akasia, Jl. Nusa Indah, dan Jl. Gandapura, ruas - ruas jalan tersebut terlihat sepi dari pengendara yang melintas. Berbeda dengan Jl. Maruti, Jl. Pulau Biak, Jl. Nusa Kambangan, Jl. Pulau Kawe, Jl. Pulau Saelus, dan Jl. Pulau Moyo, hanya beberapa kendaraan yang terlihat berlalu lalang di beberapa ruas jalan ini (Tim Madyapadma).

