Perkembangan pasien sembuh COVID-19 di Bali terus mengalami penambahan. Pada Rabu (22/07), tercatat ada 68 pasien yang berhasil sembuh. Meski penambahan ini masih lebih sedikit dibanding penambahan jumlah pasien positif, namun sepertinya masih ada harapan untuk Bali. Lantas bagaimana dengan data COVID-19 lainnya?
Hasil pantauan perkembangan data tim Madyapadma online pada Rabu (22/07) pukul 13.00 menunjukkan jumlah pasien yang terbebas dari jeratan COVID-19 terus meningkat meski perlahan. Seperti halnya Bali yang hari ini mencatat 68 pasien pulih, sehingga seluruhnya menjadi 2.178 orang. Setelah ditelusuri, Kota Denpasar rupanya turut menjadi penyumbang pasien sembuh hari ini yakni sebanyak 23 orang (total 821). Kabar baik lainnya, catatan kematian di Denpasar juga Bali jumlahnya tak bertambah. Kasus kematian Denpasar menetap di angka 14 orang. Sementara, terdapat 47 korban jiwa akibat COVID-19 di pulau dewata.
Di sisi lain, jumlah masyarakat yang terinfeksi virus Sars-CoV-2 masih terus mengalami penambahan. Hingga kini, Bali mencatat total 2.934 pasien positif COVID-19 (ada tambahan 77 orang). Dimana, 76 diantara penambahan tersebut terjangkit akibat transmisi lokal. Selaras dengan itu, persentase trasnsmisi lokal di Denpasar kembali meningkat 0,32% menjadi 86,91% dengan total 2.550 kasus transmisi lokal. Data di Denpasar juga menunjukkan peningkatan jumlah pasien COVID-19 sebanyak 38 orang yang berasal dari kasus transmisi lokal. Berarti 1.139 orang di Denpasar telah terjangkit COVID-19 dan 1.047 diantaranya terpapar akibat perjalanan dalam daerah. Persentase tranmisi lokal di Denpasar pun menunjukkan angka 94,29% (naik 0,19%).
Tingkat fatalitas di Denpasar menyusut 0,04% menjadi 1,23%. Sama halnya dengan tingkat fatalitas di Bali juga turun sebanyak 0,05% dari total 1,60%. Daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Denpasar jumlahnya tetap sebanyak 367 orang. Begitu pula dengan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang juga tak bertambah, tetap 133 orang. Berbeda dengan catatan Orang Tanpa Gejala yang mengalami penambahan sebanyak 144 orang menjadi 3.602 orang.

