Bali masih terus diterpa kabar duka. Hingga Selasa (21/7), catatan kematian di pulau dewata mencapai angka 47 orang, dengan dua penambahan dari Karangasem pada hari ini. Lantas bagaimanakah perkembangan data COVID-19?
Karangasem kembali dihadapi berita duka. Sesuai hasil pantauan tim Madyapadma online pada Selasa (21/7) pukul 13.00, dua pasien COVID-19 di Karangasem meninggal dunia. Hal itu sekaligus menambah catatan kematian di Bali menjadi 47 orang. Selaras dengan hal tersebut, tingkat fatalitas Bali pun meningkat 0,03% dengan total 1,65%. Berbanding terbalik dengan tingkat fatalitas di Denpasar yang turun 0,03% menjadi 1,27% dengan total 14 orang yang meninggal dunia.
Kasus positif COVID-19 pun masih terus bertambah. Bali, hari ini mencatat penambahan 78 pasien yang terjangkit karena transmisi lokal. Kota Denpasar menyumbangkan 23 pasin terinfeksi COVID-19 pada hari ini. Alhasil total pasien di Bali mencapai angka 2.857. Sementara, kasus positif di Denpasar menunjukkan angka 1.101. Seiring dengan hal tersebut, persentase transmisi lokal juga meningkat. Di pulau dewata persentase transmisi lokal telah menginjak angka 86,59%, naik 0,37% dengan total 2.474 kasus transmisi lokal. Dengan peningkatan kasus transmisi lokal di Denpasar menjadi 1.036 orang, persentase transmisi lokalnya turut menanjak 0,13% dengan total 94,10%.
Kabar baiknya, jumlah pasien yang pulih hari ini kembali meningkat. Pasien sembuh di Bali tercatat seluruhnya sebanyak 2.110 orang (ada tambahan 50 orang). Hari ini pula, 18 pasien di Denpasar dinyatakan terbebas dari jeratan virus Sars-CoV-2. Itu berarti, telah terdapat 1.354 pasien yang pulih di Kota Denpasar. Data Kota Denpasar menunjukkan catatan Orang Tanpa Gejala (OTG) total berjumlah 3.458 orang, dengan tambahan 226 orang. Tak jauh berbeda dengan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang jumlahnya meningkat seorang menjadi 367 orang. Berbeda dengan Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang jumlahnya berkurang seorang, menunjukkan angka 133 orang.

