COVID-19 tak henti - hentinya berikan berita duka kepada Bali. Pada Senin (20/07), Bali kembali menambah catatan pasien yang meninggal akibat COVID-19. Hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan masyarakat. Lantas bagaimana dengan data lainnya?
Sesuai pantauan perkembangan data COVID-19 yang dilakukan oleh tim Madyapadma online pada Senin (20/7) pukul 13.00 WITA, terkonfirmasi penambahan 4 (empat) pasien positif di Bali meninggal dunia. Usut punya usut, pasien-pasien tersebut berasal dari Tabanan, Badung, dan dua lainnya merupakan warga Buleleng. Kasus kematian di Bali pun tercatat seluruhnya sebanyak 45 orang.
Belum lagi, hari ini Bali mencatat tambahan 33 pasien terdiagnosa mengidap COVID-19 akibat perjalanan dalam daerah, sehingga totalnya menjadi 2.779 kasus positif. Total kasus transmisi lokal di pulau dewata menunjukkan angka 2.396 orang. Selaras dengan hal tersebut, persentase tranmisi lokal di Bali naik 0,17% dengan totak 86,22%. Kabar baiknya, pasien yang pulih telah mencapai angka 2.060 orang (ada tambahan 66 orang).
Kota Denpasar sendiri hari ini mencatat penambahan 21 pasien menjadi 1.078 orang. Persentase tranmisi lokal di Denpasar juga meningkat 0,12% menjadi 93,97% dengan total 1.013 kasus transmisi lokal. Beruntungnya, sampai saat ini telah tercatat 780 pasien yang sembuh dengan tambahan 27 orang pada hari ini. Selain itu, kasus kematian di Denpasar jumlahnya tetap di angka 14 orang.
Di sisi lain, Kota Denpasar tak mencatat penambahan Pasien Dalam Pantauan (PDP), sehingga kini jumlahnya masih tetap bertahan di angka 134 orang. Sementara, Orang Dalam Pantauan (ODP) mengalami penambahan sebanyak satu orang sehingga menjadi 126 orang. Begitu pula dengan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kembali bertambah sebanyak 60 orang, kini berjumlah 3.232 orang. Tingkat fatalitas Denpasar menyusut 0,02% dibanding hari kemarin, sehingga totalnya kini menjadi 1,30%. Berkebalikan dengan yang terjadi di pulau dewata, tingkat fatalitas meningkat 0,13% menjadi 1,62%.
Berdasarkan hasil Pantauan Tim Madyapadma pada Senin (20/07), beberapa ruas jalan terlihat sepi dari pengendara. Seperti yang terlihat di Jl. Patih Nambi, Jl. Antasura, Jl. Gandapura, Jl. Kaswari, dan Jl. Wijaya Kusuma. Sementara itu di Jl. W.R. Supratman, Jl. Ahmad Yani Utara, dan Jl. Hayam Wuruk terpantau dipadati oleh pengendara yang melintas. Keramaian lalu lintas juga terlihat di Jl. Kecubung. Selama satu menit, setidaknya terdapat 30 hingga 45 kendaraan yang melintas. Hal yang sama juga terlihat di Jl. Gatot Subroto Timur, Jl. Sari Gading dan Jl. Kembang Kertas siang ini juga terlihat ramai oleh kendaraan yang melintas (Tim Madyapadma).

