Berita duka kembali menyelimuti Bali. Kini Bali kembali menambah daftar hitam korban meninggal akibat COVID-19. Sebanyak tiga orang dari tiga daerah berbeda menjadi saksi betapa ganasnya virus ini. Lantas bagaimana dengan perkembangan COVID-19 lainnya?
Virus Sars-CoV-2 kembali merenggut 3 (tiga) nyawa di Bali. Sesuai perkembangan data tim Madyapadma online pada Kamis (16/07) pukul 13.00 total catatan kematian di Bali menjadi 33 orang. Rupanya, kasus kematian yang terkonfirmasi hari ini merupakan warga Bangli, Gianyar juga Karangasem. Selaras dengan hal tersebut, tingkat fatalitas di Bali pun kembali melonjak sebanyak 0,07% menjadi 1,30%. Berbeda dengan tingkat fatalitas di Kota Denpasar yang turun 0,04% dari total 1,22%. Jumlah pasien yang meninggal dunia di Denpasar terkonfirmasi tetap berjumlah 12 orang.
Tak cukup sampai disitu, hari ini terdapat 112 penambahan pasien COVID-19 di Bali (total 2.534). Dimana, 106 diantara penambahan kasus tersebut terjangkit akibat transmisi lokal. Dengan begitu, persentase transmisi lokal di pulau dewata naik 0,45% menjadi 85% dengan total 2.154 kasus transmisi lokal. Setelah ditelusuri, 980 pasien terjangkit COVID-19 tersebut merupakan warga Denpasar dengan penambahan 29 pasien pada hari ini. Semua penambahan pasien positif di Denpasar hari ini, berasal dari kasus trasnmisi lokal. Hingga saat ini, transmisi lokal di Denpasar telah menginjak angka 915 orang. Persentase tranmisi lokalnya pun telah menunjukkan angka 93,37% (naik 0,21%).
Beruntungya jumlah pasien pulih di Bali juga Denpasar terus meningkat. Sampai kini, telah terdapat 1.719 pasien pulih dengan penambahan 106 orang pada hari ini. Di Kota Denpasar sendiri secara keseluruhan pasien yang telah sembuh berjumlah 619 orang (ada tambahan 49 orang). Jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Denpasar bertambah seorang pasien, sehingga kini totalnya menjadi 131 orang. Catatan Orang Tanpa Gejala pun meningkat sebanyak 15 orang, dengan keseluruhan mencapai angka 2.783 orang. Sementara daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Denpasar tetap berjumlah 335 orang.
Berdasarkan pantauan Tim Madyapadma pada Kamis (16/07), keadaan beberapa ruas jalan terlihat kembali berjalan dengan normal. Seperti di Jl. Kecubung Gg. Soka, Jl. Waribang, Jl. Sedap Malam, Jl. Jayasakti, dan Jl. Drupadi, terlihat kendaraan yang kembali memadati arus lalu lintas di ruas - ruas jalan ini. Kegiatan keagamaan seperti persembahyangan di pura pun, telah kembali berjalan dengan normal. Sementara itu hal berbeda terlihat di Jl. Wijaya Kusuma, Jl. Pacar, Jl. Kaswari, dan Jl. SMA 3, kendati new normal telah diberlakukan, sepertinya masyarakat di daerah ini masih enggan untuk beranjak dari rumah masing - masing (Tim Madyapadma).

