Transmisi lokal kian menjadi momok yang menakutkan. Bali pada Minggu (12/07) mencatat penambahan pasien positif sebanyak 48 orang. Sayangnya semua pasien positif ini terjangkit melalui transmisi lokal. Denpasar sebagai ibu kotajuga mengalami penambahan transmisi lokal, bahkan kini angkatersebut mencapai 92,50%. Lantas bagaimana dengan data COVID-19 lainnya?
Sesuai hasil pemantauan tim Madyapadma online padaMinggu (12/7) pukul 13.00, 48 penambahan pasien positif di Bali seluruhnya terkonfirmasi terjangkit akibat transmisi lokal. Setelah ditelusuri ternyata mayoritas penambahan pasien berasaldari Denpasar, tepatnya sebanyak 37 orang. Berarti hingga kinidi Bali telah terdapat 2.196 pasien terinfeksi COVID-19 serta867 pasien diantaranya merupakan warga Kota Denpasar. Sejalan dengan hal tersebut, persentase tranmisi lokal di Denpasar pun meningkat 0,33% menjadi 92,50%. Persentasetranmisi lokal di Bali telah mencapai angka 83,11% (naik0,38%).
Beruntungnya, baik Denpasar juga Bali sama-sama takmencatat penambahan kasus kematian. Di Bali terdapat 28 penambahan pasien yang meninggal dunia. Sementara, virus Sars-CoV-2 telah merenggut 12 nyawa di Denpasar. Kabarlainnya, jumlah pasien yang pulih perlahan bertambah seiringberjalannya waktu. Total pasien yang telah sembuh di pulaudewata tercatat sebanyak 1.411 orang (ada tambahan 57 orang). Dimana, Kota Denpasar menyumbangkan 469 pasien pulihdengan penambahan 29 orang pada hari ini.
Tingkat fatalitas di Denpasar menunjukkan adanyapenyusutan sebesar 0,07% menjadi 1,38%. Sebagai pembandingtingkat fatalitas di Bali berjumlah 1,28% turun 0,02%. Data Kota Denpasar menunjukkan catatan Orang Tanpa Gejala(OTG) totalnya berjumlah 2.450 orang, dengan tambahan 163 orang. Tak jauh berbeda dengan Orang Dalam Pengawasan(ODP) yang jumlahnya meningkat sebanyak 3 (tiga) orang menjadi 332 orang. Berbeda dengan Pasien Dalam Pantauanyang jumlahnya tetap sebanyak 126 orang.
Berdasarkan pantauan Tim Madyapadma pada Minggu(12/07) ruas - ruas jalan protokol terpantau ramai lancar. Sepertiyang terlihat pada Jl. Plawa, Jl. Angsoka, Jl. Patimura, Jl. Nusa Indah, Jl. Hayam Wuruk, Jl. Hang Tuah dan Jl. By Pass NgurahRai. Kendati ramai oleh pengendara, arus lalu lintas beberapajalan tersebut masih terpantau lancar. Sementara itu di Jl. Melatihanya terlihat beberapa kendaraan yang melintas. Hal yang berbeda terlihat di Jl. Trijata, Jl. Menuri 1, Jl. Wijaya Kusuma, Jl. Jepun, dan Jl. Dahlia terpantau sepi dari pengendara yang melintas. Kendati demikian aktivitas masyarakat masih berjalandengan normal (Tim Madyapadma).

