Lagi-lagi virus Sars-CoV-2 merenggut nyawa seorang pasien di Bali. Sampai Sabtu (11/07) seluruhnya terdapat 28 kasus kematian. Serangan COVID-19 yang tak ada habisnya hendaknya membuat masyarakat kian memperhatikan protokol kesehatan. Lantas bagaimana data perkembangan COVID-19 selengkapnya?
Hasil pantauan tim Madyapadma online pukul 13.00 pada Sabtu (11/07) Bali seorang pasien asal Karangasem menghembuskan napas terakhirnya. Sejalan dengan itu, tentunya angka kematian semakin besar yakni berjumlah 28 orang. Hari ini pula, di Bali terdapat penambahan 37 pasien positif menjadi 2.148 pasien. Di samping itu, kasus transmisi lokal juga terus bertambah mencapai angka 1.777 orang (ada tambahan 34 orang). Setelah ditelusuri, rupanya Denpasar menyumbangkan 21 pasien pada hari ini (total 830). Belum lagi semua penambahan pasien tersebut terjangkit akibat perjalanan dalam daerah. Persentase tranmisi lokal di Denpasar pun meningkat 0,20% menjadi 92,17% dengan total 765 kasus transmisi lokal. Sementara, persentase transmisi lokal di Bali juga naik sebesar 0,16% dari total 82,73%.
Berbeda dengan Bali, Kota Denpasar hari ini tak mencatat adanya tambahan kasus kematian. Hingga saat ini, total pasien yang meregang nyawa tercatat jumlahnya sebanyak 12 orang. Kabar baik lainnya, jumlah pasien yang pulih hari ini meningkat cukup pesat. Pasien sembuh di Denpasar seluruhnya tercatat sebanyak 440 orang (ada tambahan 76 orang). Hari ini pula, 152 pasien di Bali dinyatakan terbebas dari jeratan COVID-19. Dengan begitu, berarti telah terdapat 1.354 pasien yang pulih di pulau dewata.
Kota Denpasar tak mencatat penambahan Orang Dalam Pantauan (ODP), sehingga kini jumlahnya masih tetap bertahan di angka 332 orang. Bahkan Pasien Dalam Pantauan (PDP) mengalami penyusutan sebanyak satu orang sehingga menjadi 126 orang. Berbanding terbalik dengan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kembali bertambah sebanyak 27 orang, kini berjumlah 2.287 orang. Tingkat fatalitas Denpasar menyusut 0,03% dibanding hari kemarin, sehingga totalnya kini menjadi 1,45%. Berkebalikan dengan yang terjadi di pulau dewata, tingkat fatalitas meningkat 0,02% menjadi 1,30%.
Berdasarkan pantauan Tim Madyapadma pada Sabtu (11/07) beberapa ruas jalan terlihat sepi dari pengguna jalan. Seperti yang terlihat di Jl. Noja Dukuh, Jl. Tukad Musi V, Jl. Patih Nambi, Jl. Kaswari, dan Jl. Wijaya Kusuma. Sementara itu di Jl. Pattimura, Jl. Nusa Indah, Jl. W.R. Supratman, danJl. Hayam Wuruk terlihat ramai oleh pengendara yang berlalu lalang. Sedangkan di Jl. Trijata tidak banyak pengendara yang terlihat (Tim Madyapadma).

