Penyebaran COVID-19 kini makin tak terkendali. Pada Kamis (9/7) Indonesia mendapat lonjakan penambahan kasus pasien positif. Hal ini tentunya membuktikan keganasan virus Sars-Cov2. Lantas bagaimana dengan data COVID-19 lainnya?
Lagi-lagi, jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia menanjak tajam. Sesuai hasil pantauan data Tim Madyapadma online pada Kamis (9/7) pukul 13.00 menunjukkan total terdapat 70.736 pasien terjangkit COVID-19 di Indonesia (ada tambahan 2.657 orang). Penambahan tersebut sekaligus menjadi pemecah rekor penambahan pasien tertinggi.
Bali sendiri menyumbangkan 53 pasien pada hari ini dengan keseluruhan tercatat ada 2.025 pasien positif. Usut punya usut 52 diantaranya berasal dari kasus transmisi lokal. Sehingga kasus transmisi lokal di Bali telah menginjak angka 1.656 orang. Persentase tranmisi lokalnya pun naik 0,44% menjadi 81,78%.
Korban COVID-19 yang meninggal dunia masih terus berjatuhan. Hari ini, Indonesia mencatat 58 pasien COVID-19 yang meregang nyawa (total 3.417). Tak jauh berbeda dengan keadaan di pulau dewata, hari ini pula tercatat seorang pasien asal Karangasem menghembuskan napas terakhirnya. Itu berarti, sampai saat ini telah tercatat 27 kasus kematian di Bali.
Tingkat fatalitas di Indonesia juga Bali kembali melonjak. Meski tergolong rendah dibanding Indonesia, tingkat fatalitas di Bali meningkat 0,01% dari total 1,33%. Sebagai pembanding tingkat fatalitas di Indonesia 4,83% (naik 0,10%). Kendati begitu, masyarakat Indonesia hendaknya bersyukur sebab 1.066 pasien dinyatakan pulih hari ini (total 32.651 orang). Sama halnya dengan Bali yang mencatat penambahan pasien sembuh sebanyak 92 orang menjadi 1.171 orang.
Berdasarkan pemantauan Tim Madyapadma pada Kamis (9/7), beberapa ruas jalan terpantau lenggang. Seperti yang terlihat di Jl. Drupadi, Jl. Subita, Jl. Kecubung Gg. Soka, Jl. Pacar, dan Jl. SMA 3, kendati Bali telah menerapkan new normal mulai Rabu (09/07), beberapa ruas jalan ini terpantau lenggang bahkan sepi. Sementara itu di Jl. Teuku Umar, Jl. Ahmad Yani Selatan, Jl. Ahmad Yani Utara, Jl. Mulawarman, Jl. Gatot Subroto Tengah, Jl. Gatot Subroto Timur, Jl. Kenyeri, dan Jl. Nusa Indah, beberapa ruas jalan tersebut sudah kembali dipadati oleh para pengendara (Tim Madyapadma).

