Kabar duka tak henti - hentinya hampiri Bali. Setelah kemarin tidak ada tercatat tambahan kasus kematian. Kini Sabtu (04/07) Bali kembali mencatat penambahan dua kasus kematian pasien COVID-19. Lantas bagaimana dengan perkembangan selengkapnya COVID-19 hari ini?
Hasil pantauan tim Madyapadma online pada Sabtu (7/4) menunjukkan perkembangan COVID-19 di Bali yang kian bikin meringis. Hari ini, Bali harus menerima kenyataan bahwa kasus kematian lagi-lagi mengalami peningkatan. Seorang pasien asal Tabanan dan Badung dinyatakan meninggal dunia pada hari ini. Selaras dengan itu, berarti catatan kematian di Bali telah menginjak angka 19 orang. Belum lagi, pasien yang terjangkit COVID-19 bertambah sebanyak 92 orang menjadi 1.798. Dimana, terdapat total 1.433 kasus transmisi lokal (ada tambahan 89 orang). Persentase transmisi lokal di Bali pun kembali meningkat 1,01% menjadi 79,74%. Meski tak sebanding, setidaknya hari ini terdapat 24 pasien pulih dari total 937 orang.
Kondisi di Denpasar pun tak jauh berbeda. Hari ini tercatat penambahan 29 pasien positif COVID-19 (total 678 orang). Semua penambahan pasien tersebut terkonfirmasi terjangkit akibat transmisi lokal. Secara rinci, jumlah tersebut terdiri atas 17 orang kasus positif baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah serta 9 (sembilan) orang OTG dan 3 (tiga) orang PDP yang dinyatakan positif COVID-19. Dengan begitu persentase transmisi lokal naik 0,43% menjadi 90,41% dengan total 613 kasus transmisi lokal. “Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, serta masyarakat yang mendapati adanya penduduk baru agar segera melalor ke Kadus, Kaling atau Perbekel Lurah,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Beruntungnya jumlah nyawa yang terenggut tetap berjumlah 11 orang. Pasien yang telah terbebas dari virus Sars-CoV-2 pun bertambah sebanyak 22 orang menjadi 267 orang.
Daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Denpasar berkurang 3 orang, menjadi 325 orang. Begitu pula dengan daftar catatan Orang Tanpa Gejala yang jumlahnya juga turun sebanyak 16 orang menjadi 1.856 orang. Sementara Pasien Dalam Pemantauan tak mengalami penambahan, tetap di angka 128 orang.Tingkat fatalitas di Denpasar menyusut 0,07% menjadi 1,62%. Berbanding terbalik dengan tingkat fatalitas di Bali yang naik 0,06% dari total 1,06%.
Berdasarkan patauan Tim Madyapadma di beberapa ruas jalan protokol pada Sabtu (4/7) pagi terpantau hanya beberapa kendaraan yang berlalu lalang. Seperti di Jl. Raya Renon, Jl. Cok Agung Tresna, Jl. Mohhamad Yamin, dan Jl. By Pass Ngurah Rai ruas jalan terlihat lenggang dan hanya diisi beberapa pengendara. Sementara itu di Jl. Tukad Baru, Jl. Diponegoro, Jl. Kepundung, Jl. Taman Pancing, Jl. Noja Duku, Jl. Kembang Matahari terpantau tidak terlalu ramai dari pengendara. Kegiatan masyarakat pun masih berjalan dengan normal. Bertepatan dengan hari raya Saraswati, beberapa pura terlihat dipadati oleh umat Hindu yang ingin bersembahyang. Seperti yang terlihat pada Pura Tanah Kilap dan Pura Jagatnatha, para jemaat yang ingin bersembahyang harus mengantre untuk dapat giliran. Kendati Jl. Raya Sesetan dipadati pengendara namun arus lalu lintas masih terpantau lancar. Sedangkan di Jl. Wijaya Kusuma dan Jl. Trijata terpantau sepi dan hanya beberapa kendaraan yang terlihat melintas (Tim Madyapadma).

